Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2015

Devotion 123 : KEBENARAN TETAPLAH KEBENARAN

Gambar
Devotion 123 - Dr. Heintje Kobstan KEBENARAN TETAPLAH KEBENARAN Bacaan: Matius 28 Jangan berduka!!! Yesus tidak mati selamanya. Hari ketiga Ia bangkit, karena itu kekristenan merayakan hari kemenangan ini dengan ibadah yang penuh sukacita. Kebenarannya adalah Yesus disalibkan, Ia mati dan dikuburkan dalam sebuah gua. Kuburannya ditutup dengan sebuah batu besar, disegel dengan stempel kaisar dan dijaga oleh para prajurit Romawi. Pada hari ketiga, Ia bangkit! Kain kafan tergeletak di tempat pembaringanNya dan batu besar penutup pintu kubur terbuka oleh malaikat serta para prajurit ketakutan dan melaporkan kejadian ini kepada para imam. Kebohongannya adalah para imam menyuruh para prajurit berbohong dengan imbalan sejumlah uang. Mereka dipaksa berkata bahwa para murid malam-malam datang untuk mengambil mayat Yesus. Kenyataannya para murid berada dalam situasi sangat ketakutan, bahkan mereka pernah menyangkal Yesus bagaimana mereka dapat mencuri mayat Yesus? Gua itu dijaga oleh sepas

Devotion 122 : HARGA HIDUPMU SANGAT MAHAL

Gambar
Devotion 122 - Dr. Heintje Kobstan HARGA HIDUPMU SANGAT MAHAL Bacaan: Matius 27 Yesus disalibkan!. Namun siapakah sebenarnya yang mereka salibkan? Ketika Yesus disalibkan, diatas kepalaNya terpasang sebuah papan yang bertuliskan "Inilah Yesus Raja Orang Yahudi". Inilah adalah bukti bahwa Yesus bukan orang sembarangan. Bukti 1, tulisan tersebut dipakukan di atas kepala Yesus dan ditulis di dalam 3 bahasa: - Latin (Roma): INRI = Iēsus Nazarēnus, Rēx Iūdaeōrum. - Yunani: INBI = Iēsûs ho Nazōraêos ho basileùs tōn Iudaéōn. - Ibrani = Yeshua HaNatsrei V’melekh HaYehudim. Tulisan yang tergantung di atas kepala Yesus di dalam Bahasa Ibraninya adalah akronim dari frase YHVH (TUHAN = ELOHIM), dan ini yang membuat imam kepala orang Yahudi marah kepada Pilatus. Bukti ke-2, Setiap huruf Ibrani sebenarnya merupakan sebuah piktografi. Masing-masing huruf merupakan sebuah gambar yang melambangkan sesuatu. Ketiga huruf yang membentuk nama YHVH itu merupakan sebuah piktogra

Devotion 121 : BERTAHAN DALAM KOMITMEN

Gambar
Devotion 121 - Dr. Heintje Kobstan BRRTAHAN DALAM KOMITMEN Bacaan: Matius 26 Ketika Yesus akan melakukan pelayananNya maka Ia memilih para murid. Ia memanggil mereka diantaranya adalah penjala ikan untuk menjadi penjala manusia dan profesi lainnya. Ketika para murid menanggapi ajakan Yesus maka dapat dikatakan mereka menyerahkan hidup kepada Yesus, berkomitmen untuk menjadi muridNya. Komitmen adalah perjanjian (keterikatan) untuk melakukan sesuatu atau kontrak hidup untuk menjadi murid Yesus. Dimana Yesus berada, para murid seharusnya ada disana juga. Mereka melihat apa yang Yesus kerjakan. Namun apa yang terjadi, dalam pasal ini kita melihat bagaimana Yudas mengingkari komitmennya dengan menjual Yesus seharga 30 keping perak, Petrus yang semula berkata tidak akan menyangkal Yesus tapi akhirnya menyangkal juga bahkan secara terang-terangan ia menyangkal sampai 3 kali. Para murid yang setiap saat berada disisi Yesus. Mereka menyaksikan apa yang Yesus perbuat dan ajarkan, namun keti

Devotion 120 : NYATAKAN IMANMU LEWAT PERBUATAN

Gambar
Devotion 120 - Dr. Heintje Kobstan NYATAKAN IMANMU LEWAT PERBUATAN Bacaan: Matius 25 Yesus memberikan penggambaran akan adanya pemisahan antara kambing dan domba. Dimana semua bangsa dikumpulkan didepan Anak Manusia dan memisahkan domba kesebelah kanan, yang kambing kesebelah kiri takhta. Yesus memisahkan domba disebelah kanan adalah karena mereka telah melakukan perbuatan baik kepada yang membutuhkan, tanpa motivasi untuk berharap pengembalian atau balas budi. Apa yang dilakukan oleh para domba ini seperti kepada Yesus sendiri. Pertanyaan: apakah perbuatan baik kita yang membawa kepada keselamatan? Jika kita melihat perikop ini jawabannya ya tetapi kenyataan tidak! Perikop ini berhubungan dengan perikop-perikop sebelumnya bahkan pasal sebelumnya. Dalam perikop sebelumnya Yesus memberi perumpamaan tentang 5 gadis bodoh 5 gadis bijaksana. Yang bijaksana masuk dalam kebahagiaan tuannya karena mempersiapkan minyak untuk lampunya. Perikop berikutnya tentang talenta, ada yang 5, 2 dan

Devotion 119 : INI AKHIR ZAMAN, TETAP WASPADA!

Gambar
Devotion 119 - Dr. Heintje Kobstan INI AKHIR ZAMAN, TETAP WASPADA! Bacaan: Matius 24 Suatu ajaran akan menjadi baik atau buruk, positif atau negatif bergantung dari si pengajar. Ada yang mengajar dengan tulus tapi ada juga dengan bulus. Apa yang dikatakan Yesus bahwa akan banyak para mesias dan nabi palsu yang bermunculan dan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat. Sehingga sekiranya mungkin mereka bisa menghasut orang-orang pilihan. Mereka menarik orang datang kepada pribadinya bukan kepada Kristus. Mengemas setiap ajaran mereka dengan begitu fantastis agar menarik. Menggunakan strategi marketing modern dan canggih demi menarik minat orang banyak datang kepadanya. Seolah-olah dibuat untuk memuliakan Tuhan namun itu hanya kemasan saja. Sehingga walaupun orang pilihan Tuhan,  bisa juga terpikat jika tidak waspada, terseret dan tersesat. Ada juga yang bahkan ikut-ikutan nyebar foto misalnya foto Yesus bermahkota duri atau berita berantai dengan iming-iming jika melakukan in

Devotion 118 : NO ACTION, TALK ONLY

Gambar
Devotion 118 - Dr. Heintje Kobstan NO ACTION, TALK ONLY Bacaan : Matius 23 Tidak seperti pasal-pasal yang lain, di pasal ini Yesus begitu mengecam para ahli Taurat dan orang Farisi. Yesus bahkan menyatakan tuduhan secara terbuka kepada mereka. Yesus tidak pernah berkata keras tentang kelompok manapun kecuali tentang ahli-ahli Taurat dan Farisi di pasal ini. Hal ini dikarenakan perilaku mereka yang sangat bertentangan dengan apa yang mereka ajarkan. Oleh karena itu Yesus berkata, "Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya." Mereka adalah orang yang sombong, duniawi, sewenang-wenang yang semua dibungkus atas nama agama. Namun ternyata banyak yang menyukai mereka bahkan beranggapan jika ada 2 orang yang masuk sorga, salah satunya pasti seorang Farisi. Mengapa Yesus bersikap keras kepada mereka? Karena mereka selalu menentang a

Devotion 117 : DIALAH SANG KEHIDUPAN

Gambar
Devotion 117 - Dr. Heintje Kobstan DIALAH SANG KEHIDUPAN Bacaan: Matius 22 Orang Saduki tidak mempercayai akan adanya kebangkitan. Mereka bertanya kepada Yesus soal kawin mawin apakah kita akan hidup dengan pasangan kita di bumi ketika nanti di sorga? Yesus justru berkata bahwa di sorga tidak ada kawin mawin lagi dan setiap mereka yang masuk sorga akan hidup seperti malaikat. Jadi di sorga nanti kita akan hidup saling mengenal satu dengan yang lain tapi tidak saling memiliki lagi seperti sepasang suami istri. Hal kedua yang Yesus katakan bahwa ada kebangkitan orang mati. Orang yang mati tidak akan terus mati tapi pada saatnya nanti akan dibangkitkan. Hal ini di buktikan dengan sebutan nama Allah: Aku adalah Allah Abraham, Allah Ishak, Allah Yakub. Ia bukankah Allah orang yang mati, tapi Dia adalah Yang Awal dan Yang Akhir, segala sesuatu berasal dari Dia, Dia yang ada sebagaimana Dia berada, Dia ada sepanjang zaman, Dia eksis, Dialah kekekalan itu dan Dia hidup. Dialah Yesus Krist

Devotion 116 : HOSANNA

Gambar
Devotion 116 - Dr. Heintje Kobstan HOSANNA Bacaan: Matius 21 Disepanjang perjalanan ke Yerusalem orang banyak mengikuti Dia sambil memotong daun palem dan menaruh jubah mereka di jalan dan orang banyak yang berjalan di depan Yesus yang menunggangi seekor keledai betina dan yang mengikuti-Nya dari belakang berseru, katanya: "Hosana bagi Anak Daud, diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, hosana di tempat yang mahatinggi!"  Kata “HOSANA” tentu sudah tidak asing lagi di telinga orang Kristen, tetapi banyak orang yang belum memahami makna sesungguhnya, sehingga kadang diucapkan atau diteriakkan dalam situasi yang kurang tepat atau tidak pada konteksnya. Namun demikian dapatlah dimengerti seiring berjalannya waktu, kalau arti HOSANA sudah bergeser dari yang sebenarnya. Dalam PL, hosanna atau hosyi'ana (ibrani) = doa, tolonglah kami - kami memohon, datanglah membantu, berikanlah keselamatan, bebaskanlah atau bisa dikatakan sebagai seruan, "Ya Tuhan berikanlah kam

Devotion 115 : BERSERULAH SAMPAI TUHAN MENJAWAB

Gambar
Devotion 115 - Dr. Heintje Kobstan BERSERULAH SAMPAI TUHAN MENJAWAB Bacaan: Matius 20 Sewaktu Yesus dan rombongannya keluar dari kota Yerikho, dua orang buta ini mendengar Yesus akan melalui mereka. Dengan penuh keyakinan mereka pun berseru, "Tuhan, Anak Daud kasihanilah kami!". Mereka berseru dan terus memanggil nama Yesus, dengan pengenalan mereka akan pribadiNya sebagai keturunan Raja Daud, yang berarti Yesus pun adalah seorang Raja yang sanggup menolong mereka. Mereka terus berteriak, berseru-seru. Bahkan orang-orang banyak itu pun memarahi mereka dan menyuruh berhenti. Hal ini sering terjadi dalam kehidupan kekristenan, ketika ada orang yang susah kena masalah dan mereka mulai berseru, bukannya dibantu dalam doa memberitahukan kepada Yesus bahwa ada yang membutuhkanNya, tapi mereka melemahkan iman orang tersebut. Tetapi dua orang buta ini malah semakin keras berseru, akhirnya Yesus menghampiri mereka dan bertanya, "Apa yang kamu kehendaki supaya Aku perbuat bagi

Devotion 114 : BUKAN SEKEDAR PERUATAN BAIK

Gambar
Devotion 114 - Dr. Heintje Kobstan BUKAN SEKEDAR PERBUATAN BAIK Bacaan : Matius 19 Apakah perbuatan baik yang kita lakukan akan membawa kita memperoleh hidup kekal? Mungkin sebagian akan berkata ya, sebagian tidak. Ketika pertanyaan ini ditanyakan oleh seorang muda kepada Yesus, "Guru, perbuatan baik apakah yang harus kulakukan untuk memperoleh hidup kekal?" Yesus menjawab bahwa hanya ada 1 yang baik dan jika engkau ingin masuk kedalam hidup, lakukanlah perintah Allah. Melakukan perbuatan baik dan perintah Allah haruslah sejalan, itulah yang baik yang memberi hidup. Anak muda ini pun berkata, perintah yang mana? Karena semua saya sudah lakukan bahkan ia seperti menantang Yesus, perintah apalagi, saya pasti sudah melakukannya. Tetapi Yesus mengetahui hati si anak muda yang kaya ini. Hatinya masih terpaut dengan hartanya walaupun ia melakukan perintah Allah. Hal ini terbukti ketika Yesus berkata kepadanya: "Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala mili

Devotion 113 : MENJADI TERBESAR

Gambar
Devotion 113 - Dr. Heintje Kobstan MENJADI TERBESAR Bacaan: Matius 18 Siapa yang terbesar dalam Kerajaan Sorga? Perebutan kedudukan di sorga ternyata sudah dimulai di bumi oleh para murid. Mereka menginginkan agar Yesus menyatakan strata kedudukan mereka dari murid level atas sampai bawah. Apakah Kerajaan Sorga seperti itu? Apa yang terjadi dalam pasal ini, merupakan gambaran akan gereja hari-hari ini. Dalam pengamatan saya, banyak orang yang berlomba-lomba untuk menjadi terdepan, terhormat, terbesar dalam gereja. Mereka ingin posisi penting karena itu akan menentukan status sosial mereka. Yesus tidak mengajar akan hal ini justru Ia berkata, siapa yang mau jadi terbesar harus merendahkan diri dan menjadi seperti seorang anak kecil. Bahkan dalam ucapan bahagia (Mat.5), Yesus mengajarkan bahwa berbahagialah orang yang miskin dihadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Menjadi miskin di hadapan Allah bisa diartikan: 1. Cara berpikir sederhana tentang dirinya sendi

Devotion 112 : KARENA KAMU KURANG PERCAYA

Gambar
Devotion 112 - Dr. Heintje Kobstan KARENA KAMU KURANG PERCAYA! Bacaan: Matius 17 Seorang ayah yang anaknya sakit ayan, komplain kepada Yesus bahwa murid-muridNya tidak bisa menyembuhkan anakNya. Yesus marah kepada murid-muridNya. Mengapa Yesus marah? Mungkinkan para murid tidak pernah dilatih untuk mendoakan orang sakit? Kalau kita membaca kembali Matius 10:1, Yesus sudah memberikan kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat, melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan. Nah, kuasa itu sudah diberikan oleh Yesus kepada mereka! Apakah mereka tidak pernah dilatih dan diutus? Ps. 10 tadi menjelaskan bahwa para murid itu diutus kekota-kota di Israel untuk memberitakan Kerajaan Allah sudah dekat, menyembuhkan orang sakit, bangkitkan orang mati, tahirkan orang kusta, dan usirlah setan-setan. Dan para murid melakukannya, mereka berhasil. Nah mengapa mereka tidak bisa menyembuhkan seorang anak yang sakit ayan? Yesus menyatakan ketika mereka bertanya kepadaNya, "karena kamu

Devotion 111 : INGATLAH PERBUATAN ALLAH DI MASA LAMPAU

Gambar
Devotion 111 - Dr. Heintje Kobstan INGATLAH PERBUATAN ALLAH DI MASA LAMPAU Bacaan: Matius 16 Seringkali sebagai manusia kita cenderung melupakan kisah pertolongan Tuhan dahulu. Saya pernah melayani orang yang sudah hampir mati, dan ia berjanji untuk mencari Tuhan jika sudah sembuh. Kenyataannya setelah sembuh malah tidak pergi kegereja. Dalam pasal ini, dikisahkan para murid lupa membawa roti untuk bekal makan mereka. Dan mereka menduga Yesus menegur mereka karena lupa bawa roti lewat pengajaran untuk mewaspadai bahaya ragi orang farisi dan saduki. Padahal yang Yesus maksudkan adalah pengajaran orang farisi dan saduki yang seperti ragi bisa dengan cepat mengkhamirkan dan mempengaruhi pikiran mereka. Perkataan mereka menjalar seperti penyakit kanker. Mereka adalah para pemimpin yang dihormati justru dapat dengan mudah menularkan bahaya kekeliruan mereka. Jika di masa sekarang, seperti paham ateisme, deisme, relativisme, dan paham-paham lain yang bertentangan dengan firman Tuhan ibar

Devotion 110 : PILIH MANA?

Gambar
Devotion 110 - Dr. Heintje Kobstan PILIH MANA? Bacaan: Matius 15 Para Orang Farisi dan Ahli Taurat mengecam para murid bahwa mereka telah melanggar adat istiadat nenek moyang, yaitu tidak mencuci tangan sebelum makan. Jika melanggar adat maka seseorang akan kena denda adat atau bahkan dikucilkan dalam masyarakat. Dalam kehidupan sosial kemasyarakatan terkadang hukum Adat lebih disanjung dibandingkan hukum pemerintah. Bahkan hukum Adat lebih tinggi dari hukum Tuhan. Orang Farisi dan Ahli Taurat apalagi orang Yahudi secara umum, mereka tidak akan makan jikalau belum membasuh tangan. Memang hal ini baik jika diterapkan tanpa motivasi untuk mencari keuntungan. Para murid telah melanggar etika yang ada, yang telah dipelihara turun temurun, dijaga dengan ketat agar tidak terjadi penyimpangan demi keberlangsungan tatanan sosial kemasyarakatan. Mereka mengecam para murid. Disini, para murid diperhadapkan apakah takut dengan kecaman mereka karena telah melanggar adat istiadat atau melanggar

Devotion 109 : KRISTEN PETRUS

Gambar
Devotion 109 - Dr. Heintje Kobstan KRISTEN PETRUS Bacaan: Matius 14 Banyak orang Kristen yang berkoar-koar bahwa ia punya Tuhan yang besar yang mengatasi segala masalah, tiada yang sukar bagi Tuhan... blablabla namun ketika masalah datang langsung keder. Itulah Kristen Petrus yang belum mengalami jamahan Roh Kudus! Ketika Yesus mendatangi mereka pada waktu malam dengan cara berjalan di atas air, para murid ketakutan dan menyangka Yesus itu hantu. Banyak juga orang Kristen yang tidak mengenal Yesus secara benar sehingga ketika Ia menyatakan kuasaNya, mereka menganggap Dia adalah hantu. Mungkin juga karena mereka keseringan bergaul dengan hantu atau mengaku Kristen tapi berteman dengan hantu. Walaupun para magician meniru kuasa Yesus namun mereka bukanlah Tuhan penguasa alam semesta. Seharusnya para murid mengenal Dia karena mereka pernah melihatNya meneduhkan angin ribut. Petrus pun tidak kalah serunya, ia mau menguji Yesus, jika Engkau itu maka suruhlah aku berjalan diatas air pad

Devotion 108: KAPAN DAN DIMANA SAJA TABURLAH FIRMAN

Gambar
Devotion 108 - Dr. Heintje Kobstan KAPAN DAN DIMANA SAJA TABURLAH FIRMAN Bacaan: Matius 13 Seorang petani tidak akan pernah menuai apabila ia tidak menabur. Saat menabur benih tersebut, harapan petani adalah setiap benih akan bertumbuh dan menghasilkan. Namun juga harapan bisa tidak sesuai dengan kenyataan, tapi ia tetap menabur. Yesus memberikan perumpamaan tentang seorang penabur. Sang Penabur adalah Orang Percaya yang memberitakan Firman Tuhan. Benih yang ditaburkan adalah benih firman Tuhan. Benih tersebut ada yang jatuh di tanah hati pinggir jalan, berbatu-batu dan semak duri tapi ada juga yang jatuh ditanah yang baik yang kemudian menghasilkan 30, 60 dan 100 kali lipat. Dalam perumpaan ini terlihat ada tiga jenis tanah hati yang baik karena Yesus menyatakan ada yang hasilnya 30, 60 dan 100 kali lipat. Tidak semua dipanggil Tuhan untuk jadi penginjil namun setiap orang percaya dipanggil Tuhan untuk memberitakan kabar baik lewat perkataan kesaksian hidup, perbuatan baik, bahka

Devotion 107 : SIA-SIAKAH PERKATAANMU?

Gambar
Devotion 107 - Dr. Heintje Kobstan SIA-SIAKAH PERKATAANMU? Bacaan: Matius 12 Sadar tidak sadar kita sering mengucapkan perkataan sia-sia yang tiada gunanya atau ucapan-ucapan yang melecehkan sesama atau bahkan Tuhan. Orang Farisi adalah salah satu contoh akan hal ini. Mereka sering mengucapkan perkataan yang meragukan kuasa Tuhan, otoritas Yesus bahkan menghujat Roh Kudus. Kita harus menyadari bahkan harus bertobat atas perkataan yang sia-sia karena itu semua akan dipertanggung jawabkan pada hari penghakiman nanti. Allah memperhatikan setiap detil perkataan kita. Bahkan perkataan yang belum terucapkan pun Allah tahu (Mzm.139:4). Setiap kata-kata yang keluar adalah berasal dari luapan hati. Hati yang sombong maka perkataannya pun akan sombong. Hati yang jahat maka kata-kata yang diucapkan adalah jahat. Hati yang kotor maka kata-kata yang keluar adalah kata-kata kotor penuh makian dan jorok. Bahkan seringkali perkataan-perkataan sia-sia tersebut hadir dalam setiap percakapan kita. Be

Devotion 106 : YESUS YANG MEMBERIKAN KELEGAAN SEJATI

Gambar
Devotion 106 - Dr. Heintje Kobstan YESUS YANG MEMBERIKAN KELEGAAN SEJATI Bacaan: Matius 11 Perjuangan dan pergumulan akan kehidupan menghasilkan keletihan dan kepenatan. Kepada siapa mereka bisa datang dan menerima kelegaan akan keletihan dan kepenatan hidup? Banyak yang lari kepada dunia dengan segala kemeriahan hidup dalam berbagai bentuk hiburan. Namun bukan memberikan kelegaan malah semakin memperparah dan berujuang pada stress dan depresi. Dunia tidak bisa memberikan solusi hanya akan menambah kepenatan dan keletihan hidup. Karena itu, Yesus berkata: "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu." Ia bukan hanya memanggil kita datang namun juga berjanji akan memberikan kelegaan. Tuhan Yesus tidak sekedar berjanji namun Ia adalah pemegang janji dan pasti ditepatinya. Kata marilah kepadaku juga berlaku bagi mereka yang beragama. Terkadang agama terlalu membelenggu manusia dengan segala peraturan dan tata cara upacara s

Devotion 105 : CERDIK DAN TULUS

Gambar
Devotion 105 - Dr. Heintje Kobstan CERDIK DAN TULUS Bacaan: Matius 10 Dunia ini semakin jahat, dimana kejahatan semakin merajalela. Kejahatan tak memandang usia dalam bermacam-macam pola kejahatan baik didunia nyata maupun dunia maya. Tuhan Yesus mengingatkan agar setiap orang percaya, hidup kita ini seperti domba yang diutus ketengah kawanan serigala. Domba yang tidak berdaya harus berhadapan dengan segala kejahatan, kerakusan, ketamakan, bahkan penganiayaan. Homo homini lupus = manusia adalah serigala bagi sesamanya. Bukan hanya awasan untuk tetap bersikap waspada tapi juga hidup ini harus cerdik dan tulus. Hal ini bisa berarti bahwa dalam hidup ini kita memang harus waspada - cerdik seperti ular dalam menghadapi serigala-serigala namun juga harus bersikap tulus seperti merpati. Tuhan memberikan pedoman ini sebagai suatu aplikasi hikmat orang bijak yang memahami jalan-jalan kehidupannya terutama pada masa-masa penderitaan. Serigala menggunakan kelicikannya untuk menipu yang lain,

Devotion 104 : KETIKA LOGIKA NENJADI LOGILA

Gambar
Devotion 104 - Dr. Heintje Kobstan KETIKA LOGIKA MENJADI LOGILA Bacaan: Matius 9 Dalam pasal ini, terlihat Tuhan Yesus mengadakan mujizat yang semuanya berawal dari kemustahilan akan kesembuhan. Mengapa judul devosi hari ini ketika logika menjadi logila? Ketika dokter sudah menyerah dengan sakit yang dialami oleh pasiennya, secara logika sudah tidak bisa disembuhkan dan hanya menunggu ajal saja. Namun ketika logika sudah menemui titik buntu maka mereka yang menderita terdorong untuk melakukan tindakan-tindakan diluar logika bahkan bisa kita katakan logila. Contohnya perempuan yang sakit pendarahan, yang katanya asal kujamah saja jubahnya aku pasti sembuh. Bukankah ini tindakan yang tidak sesuai logika? Mana mungkin jubah/baju seseorang bisa menyembuhkan? Tidak masuk akal, tidak sesuai logika! Logika si perempuan itu telah berubah menjadi logila... didorong kehabisan pengharapan, hal yang terakhir yang harus dicoba adalah jamah jubah Yesus. Apalagi keadaan yang seharusnya bisa membu

Devotion 103 : KUASA TUHAN MENGATASI ANGIN BADAI

Gambar
Devotion 103 - Dr. Heintje Kobstan KUASA TUHAN MENGATASI ANGIN BADAI Bacaan: Matius 8 Setelah selesai melakukan pelayanan Yesus menyuruh murid-muridNya bertolak ke seberang danau Tiberias ke negeri orang Gedara demi menyelamatkan 1 orang gila. Mereka pun bertolak kesebelah, perlu diingat bahwa sebagian murid-murid Yesus adalah nelayan disini jadi mereka mengenal benar danau ini, Yesus pun tertidur di buritan. Namun tidak beberapa lama kemudian, air danau mulai bergolak, angin badai menerpa mereka. Bukannya para murid tidak terbiasa menghadapi angin badai di danau itu namun kali ini mereka kewalahan dan menyerah, kemungkinan inilah badai terhebat sepanjang sejarah hidup mereka. Kemudian mereka membangunkan Yesus, karena mereka tahu Yesus seorang Guru yang bisa memberikan solusi (Mrk.4:38). Maka bangunlah Yesus, menegor mereka dengan keras lalu menghardik angin badai tersebut dan seketika berhentilah angin badai tersebut. Mereka terkejut dan bertanya, siapa gerangan orang ini? Peris

Devotion 102 : KUASA YANG MENGUBAHKAN HIDUP

Gambar
Devotion 102 - Dr. Heintje Kobstan KUASA YANG MENGUBAHKAN HIDUP Bacaan: Matius 7 Apa yang dilakukan Tuhan Yesus sungguh telah menjadi sesuatu yang luar biasa. Orang Israel mengatakan: Matius 7:29 "sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat mereka." Hal ini membuktikkan bahwa Yesus memang  Allah yang telah menjadi manusia. Ahli-ahli Taurat, Orang-orang Farisi para pemuka adalah orang-orang terdidik. Mereka mengajar hanya sebagai seorang yang penuh dengan kepintaran namun tidak punya kuasa untuk mengubah hidup. Mereka hanya mempertontonkan ibadah dan diri mereka yang beribadah kepada orang banyak. Ketika Yesus menyatakan diriNya dan kuasa Allah lewat pengajaran dan mujizat maka banyak orang terlayani. Orang mungkin berkata, "akh, memang Dia kan Tuhan, sudah dinubuatkan koq..." Pada waktu itu Yesus tidak menyatakan bahwa diriNya adalah Allah. Ia baru memulai kariernya sebagai pengkhotbah, lewat khotbah dibukit dan kesimpul

Devotion 101 : SIFAT YANG BURUK JANGAN DITIRU

Gambar
Devotion 101 - Dr. Heintje Kobstan SIFAT YANG BURUK JANGAN DIIKUTI Bacaan: Matius 5 Beranjak dari pasal ke pasal di kitab Matius, maka dalam pasal ini, Yesus sedang memperingatkan akan keburukan orang Farisi dan Ahli Taurat. Mereka melakukan 2 hal yang dapat mempengaruhi orang percaya, meskipun mereka tidak akui namun nampak dalam ajaran dan praktek hidup mereka. Perilaku buruk ini sudah dikenal luas bahkan dianjurkan juga kepada para pengikut mereka. Dua perilaku buruk itu, ialah: 1. Kemunafikan. Tuhan Yesus memberikan peringatan kepada kita agar jangan hidup sebagai orang munafik. - Munafik dalam memberikan sedekah (ay.1-4) jika kamu memberi dengan tangan kanan maka hendaklah tangan kiri tidak boleh mengetahuinya, namun orang Farisi dan Ahli Taurat melakukannya hanya untuk Ketenaran. - Munafik dalam berdoa (ay.5-8). Disini Tuhan Yesus sedang mengajar kita tentang cara berdoa, apa yang harus didoakan dan bagaimana harus berdoa (ay.9-13) serta memberikan pengampunan (ay.14-15).

Devotion 100 : BERKAT DALAM KEBAHAGIAAN YANG SEJATI

Gambar
Devotion 100 - Dr. Heintje Kobstan BERKAT DALAM KEBAHAGIAAN YANG SEJATI Bacaan: Matius 5 Dalam memulai pelayananNya di bumi ini, Yesus mengawalinya dengan khotbah yang berisikan berkat. Mengapa? Karena salah satu tujuan Ia datang kebumi selain untuk menyelamatkan juga untuk memberkati umatNya karena segala berkat di dalam surga ada pada Yesus. Ia adalah sumbernya. Jika PL diakhiri dengan kutuk (Mal.4:6) maka PB diawali dengan berkat karena untuk itulah kita dipanggil supaya diberkati dan menjadi berkat. Setiap berkat yang disajikan dalam pasal ini bertujuan untuk: - menunjukkan siapa yang benar-benar bahagia dan bagaimana karakter mereka. - apa saja yang terkandung dalam kebahagiaan sejati, yakni dalam janji-janji yang diberikan kepada mereka yang memiliki karakter tertentu yang membuat mereka berbahagia. Kata berbahagia yang Yesus ucapkan disini adalah untuk menunjuk kepada kesejahteraan semua orang yan terhubungkan pada Yesus dan firmanNya, yang menerima Kerajaan Allah yang me

Devotion 99 - 3 PENCOBAAN

Gambar
Devotion 99 - Dr. Heintje Kobstan 3 PENCOBAAN Bacaan: Matius 4 Dalam semua pencobaan yang dilancarkan iblis kepada Yesus bertujuan agar supaya Yesus berdosa kepada Allah. Dengan demikian maka Yesus tidak dapat menebus dosa manusia. Namun ternyata Yesus menang atas semua pencobaan tersebut, maka kita pun akan mengalami kemenangan bersama Dia. Pencobaan itu meliputi: 1. Pencobaan terhadap kebutuhan hidup. Yesus setelah 40 hari berpuasa maka laparlah Dia (ay.2) dan iblis datang membawa penawaran untuk mengubah batu menjadi roti (ay.3). Roti adalah adalah kebutuhan manusia untuk bisa hidup. Oleh karena pemenuhan kebutuhan hidup ini, tidak jarang banyak orang yang melanggar firman Tuhan, jatuh dalam pelbagai pencobaan. Yesus berkata bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah (ay.4). Kebutuhan hidup manusia yang utama adalah pemenuhan kebutuhan rohani bukan jasmani. Firman Tuhan adalah roti kehidupan dan merupakan kekuatan Allah dan A

Devotion 98 : PERTOBATAN YANG SEJATI

Gambar
Devotion 98 - Dr. Heintje Kobstan PERTOBATAN YANG SEJATI Bacaan : Matius 3 Suatu peringatan keras kepada kaum Farisi dan orang Saduki serta orang Yahudi lainnya bahwa kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. (Ay.10). Ini adalah perkataan yang menakutkan bagi mereka yang tidak berjaga-jaga dan merasa aman. Kapak sudah tersedia di akar pohon. Kaum Farisi, Saduki, dan orang-orang Yahudi dituntut untuk segera bertobat, jangan hanya mengandalkan perbuatan baik karena itu hanya sementara. Berbicara tentang kapak, Allah sedang bersungguh-sungguh dengan amanatNya. Setiap pohon setinggi apapun dalam talenta dan kehormatan, sehijau apapun dalam pencapaian lahiriah namun jika tidak menghasilkan buah yang baik yakni buah pertobatan pasti akan ditebang dan dibuang kedalam api. Hal ini tidak hanya berlaku pada kaum Farisi, Saduki dan Orang Yahudi lainnya tapi juga bagi kita yang hidup saat ini. Siapa k

Devotion 98 : PERTOBATAN YANG SEJATI

Gambar
Devotion 98 - Dr. Heintje Kobstan PERTOBATAN YANG SEJATI Bacaan : Matius 3 Suatu peringatan keras kepada kaum Farisi dan orang Saduki serta orang Yahudi lainnya bahwa kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. (Ay.10). Ini adalah perkataan yang menakutkan bagi mereka yang tidak berjaga-jaga dan merasa aman. Kapak sudah tersedia di akar pohon. Kaum Farisi, Saduki, dan orang-orang Yahudi dituntut untuk segera bertobat, jangan hanya mengandalkan perbuatan baik karena itu hanya sementara. Berbicara tentang kapak, Allah sedang bersungguh-sungguh dengan amanatNya. Setiap pohon setinggi apapun dalam talenta dan kehormatan, sehijau apapun dalam pencapaian lahiriah namun jika tidak menghasilkan buah yang baik yakni buah pertobatan pasti akan ditebang dan dibuang kedalam api. Hal ini tidak hanya berlaku pada kaum Farisi, Saduki dan Orang Yahudi lainnya tapi juga bagi kita yang hidup saat ini. Siapa k

Devotion 97 : YANG BERILMU PUN TAKLUK MENYEMBAH YESUS

Gambar
Devotion 97 - Dr. Heintje Kobstan YANG BERILMU PUN TAKLUK MENYEMBAH YESUS Bacaan: Matius 2 Setelah dalam pasal 1, Matius memperkenalkan siapa Yesus melalui silsilah maka pada pasal 2 ini, Yesus harus diperkenalkan kepada khalayak ramai. Dimulai dari peristiwa orang Majus. Dan hanya Matius yang mencatat peristiwa Orang Majus datang mencari Yesus, para bijaksana dengan pengetahuan yang luar biasa hanya berbekal tanda bintang timur yang sangat berbeda mau datang mencari Yesus. Dalam Injil para Majus ini disebut para Magoi (ahli sihir, ahli kekuatan gaib) sebagian memahami dalam artian positif. Bagi orang Persia, para Magi adalah ahli filsafat dan imam mereka. Mereka tidak akan mengakui siapapun menjadi raja kecuali telah menjadi anggota mereka. Namun mengapa mereka mengakui bahwa Raja yang besar akan lahir padahal dia bukan kelompok mereka? Tanda ilahi berupa bintang timur yang sangat berbeda dari bintang yang ada. Namun yang jadi masalah adalah bintang itu letaknya di angkasa luar, j

Devotion 96: KESELAMATAN TAK MEMANDANG SIAPA KITA

Gambar
Devotion 96 - Dr. Heintje Kobstan KESELAMATAN TAK MEMANDANG SIAPA KITA Bacaan: Matius 1 Kitab Injil Matius adalah kitab pertama dalam Perjanjian Baru. Sepadanan dengan itu maka kitab ini pun dibuka dengan silsilah dan kelahiran Kristus, leluhur darimana Ia berasal dan cara Ia datang kedunia agar jelas bahwa Ia memang Mesias yang dijanjikan itu. Sebab sudah dinubuatkan dari semula bahwa Ia adalah putra Daud dan lahir dari seorang anak dara, demikianlah ditujukan dengan jelas oleh Matius. Yang menarik dalam silsilah ini, disebutkan 3 nama wanita yang dikenal "cacat" yaitu: Tamar (ay.3 bnd Kej. 38:6, 8-11); Rahab (ay.5a bnd Yos.2); Batseyba istri Uria (ay.6 bnd 2Sam.11). Allah dalam kehendak dan kedaulatanNya memilih 3 wanita ini menjadi nenek moyang Yesus. Hal ini menunjukkan peristiwa keselamatan Allah melalui Yesus bagi manusia, tidak memandang bersih tidaknya seseorang, terhormatkah dia, kaya atau status sosial kemasyarakatannya baik. Keselamatan bagi hidup kita tidak di

Devotion 95 : UPAH TERAKHIR

Gambar
Devotion 95 - Dr. Heintje Kobstan UPAH TERAKHIR Bacaan: Wahyu 20 Di pasal terakhir Kitab Wahyu maka akan terlihat 3 hal: 1. Firman Tuhan itu adalah kebenaran, tidak ada keraguan didalamnya. Firman Tuhan dinyatakan secara tertulis yaitu Alkitab. Alkitab bukan berisi firman Tuhan tapi Alkitab adalah firman Tuhan. Bahkan di pasal ini berisi peringatan untuk tidak menambahi atau mengurangi (18-19). Namun Tuhan juga bisa berbicara kepada kita secara langsung maupun lewat kejadian atau pengalaman kehidupan. 2. Tuhan Yesus akan datang kembali secara mendadak. Kapan waktunya tidak ada seorang pun yang tahu. api pasti Ia akan segera datang (7,20). Kita harus hidup berjaga-jaga di dalam doa dan hidup yang berkenan kepadaNya. Hanya mereka yang namanya tercatat di dalam Kitab Kehidupan yang akan memperoleh kehidupan kekal. 3. Tuhan Yesus datang kembali untuk membawa upah membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya. Ini adalah janji Tuhan, jika kita tetap taat, tetap setia dan tetap

Devotion 94: KEKAL RUMAHKU YANG MULIA

Gambar
Devotion 94 - Dr. Heintje Kobstan KEKAL RUMAHKU YANG MULIA Bacaan: Wahyu 21 Ketika membaca pasal ini teringatlah akan lagu Pantekosta lama... Oh... Yesusalem Kota Mulia Hatiku rindu kesana... Tak lama lagi Tuhanku datanglah Bawa saya masuk sana Lagu ini membawa pengharapan dan penghiburan kekal akan adanya tempat tinggal kekal setelah kita beralih dari dunia yang fana ini. Janji Tuhan Yesus adalah ketika Dia pergi kepada Bapa, maka Ia akan menyediakan rumah bagi kita (Yoh.14:3) bukan hanya itu saja, Ia akan datang kembali dan menjemput kita masuk ke kota Yerusalem Baru yang mulia. Penglihatan yang terakhir ini sesudah penghukuman Tahta Putih dan juga setelah kerajaan 1000 tahun. Bumi dan langit lama sudah tidak ada lagi. Dalam pasal ini akan menguraikan seperti apa kehidupan umat Tuhan dalam langit dan bumi baru kelak. 1. Umat Tuhan penuh kemuliaan Allah (11-14). 2. Umat Tuhan penuh kekudusan Allah (15-21). 3. Umat Tuhan akan ada dalam perlindungan Allah (15). 4. Kehadiran

Devotion 93 : BUKU KEHIDUPAN

Gambar
Devotion 93 - Dr. Heintje Kobstan BUKU KEHIDUPAN Bacaan: Wahyu 20 Dalam masa Kerajaan 1000 tahun damai, iblis dihukum, diikat, dilemparkannya kedalam jurang maut 1000 tahun. Mereka yang mati sahid, tidak menyembah patung dan binatang serta memakai nama binatang akan duduk ditahta. Dan saat itu terjadi kebangkitan yang pertama. Dalam pasal ini akan terjadi penghakiman Tahta Putih yang besar dan meliputi semua yang hilang disegala jaman. Dalam ayat 12 mereka yang disebut orang-orang mati adalah yang tidak percaya Yesus. Sedangkan mereka yang mati didalam Kristus dibangkitkan pada ayat 4 masuk dalam kemuliaan yang telah disiapkan. Sedangkan mereka yang dibangkitkan yang kedua tetap disebut orang-orang mati karena mereka akan mengalami penghukuman kekal. Mereka yang disebut sebagai orang-orang mati tidak dihakimi dengan sembarangan, tetapi menurut perbuatan mereka dan perbuatan mereka tertulis dalam kitab-kitab tersebut. Namun hanya mereka yang namanya ada tertulis dalam kitab Kehidup

CERDIK TAPI TULUS

Gambar
Sebuah Perenungan - Dr. Heintje Kobstan CERDIK TAPI TULUS Dalam cerita dongeng rakyat, tokoh binatang yang cerdik adalah kancil. Bagaimana si kancil bisa menaklukkan buaya dengan kecerdikannya. Dalam hidup ini orang bisa menjadi cerdik tapi juga licik. Licik berarti banyak akal tapi buruk, culas, curang, licin. Sedangkan cerdik bisa berarti positif: banyak akal, cepat mengerti tentang situasi dan pandai mencari pemecahannya. Sedangkan dalam artian negatif: banyak akalnya dalam hal tipu muslihat, licik, licin. Seseorang dalam hal tertentu bisa menjadi licik atau cerdik tergantung dari motivasinya. Kecerdikan tanpa ketulusan akan mengakibatkan kelicikan. Kecerdikan harus dibarengi sikap tulus. Orang cerdik mampu menghadapi segala situasi dan bisa beroleh jalan keluar. Orang cerdik pun bisa menggunakan kemampuannya untuk menipu lawan. Si kancil dalam satu sisi bisa dikatakan cerdik tapi juga licik. Dalam melakukan aktifitas sehari-hari kita perlu kecerdikan agar terhindar dari hal-ha