Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2019

Devotion 1223 : MEMINTA NAMUN MENOLAK

Devotion 1223 - Dr. Heintje Kobstan MEMINTA NAMUN MENOLAK Bacaan: Hosea 7 Kau yang meminta namun kau juga yang menolaknya. Apa maksud dari kalimat ini? Disaat umatNya berdosa dan membutuhkan pengampunan Tuhan maka Tuhan mengampuni. Tetapi ketika pengampunan diberikan umatNya justru menolaknya dengan melakukan dosa lagi. Itulah yang dialami oleh bangsa Israel. Bukannya Tuhan tidak mengampuni mereka namun merekalah yang terus menerus berbuat dosa walau dalam doa merekapun meminta pengampunan Tuhan (ay.1-2). Kesempatan demi kesempatan Tuhan berikan untuk bertobat tapi kesempatan ini tidak ditanggapi sungguh-sungguh oleh Israel. Apa yang dilakukan oleh Israel adalah mengadakan persekutuan dengan bangsa-bangsa yang ada disekitar mereka. Bangsa-bangsa inilah yang menarik mereka untuk menjauh dari Tuhan. Karena mereka menjauh dari Tuhan maka kekuatan dan kehidupan mereka hilang, sebab Tuhanlah sumber kekuatan dan kehidupan umatNya. Tetapi mereka tidak menyadarinya dan tidak berbalik mencari T

KRISTEN AJA SUDAH CUKUP?

Devotion 1222 - Dr. Heintje Kobstan KRISTEN AJA SUDAH CUKUP? Bacaan: Hosea 6 Sering ada anggapan bahwa menjadi orang Kristen sudah cukup. Yang penting sudah beribadah seminggu sekali itu sudah cukup. Namun apakah benar demikian? Kekristenan tanpa pertobatan bukanlah suatu jaminan untuk hidup dalam kekekalan. Hosea dengan tegas menyatakan kepada bangsa Israel bahwa mereka harus berbalik kembali kepada Tuhan (ay.1). Kata berbalik merupakan tindakan pertobatan. Jadi, menjadi orang Kristen seharusnya hidup dalam pertobatan.  Hosea tidak hanya menekankan hanya hidup dalam pertobatan tetapi juga mendorong umat Tuhan untuk sungguh-sungguh mengenal Tuhan. Mengapa kita harus mengenal Tuhan dengan sungguh-sungguh? Sebab pada pasal sebelumnya Hosea menyatakan bahwa umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah (ps.4:6). Pengenalan akan Allah menjadi sangat penting ketika kita menjadi orang Kristen. Bahkan di ayat 6, Tuhan sendiri yang berkata bahwa Ia lebih menyukai jika umat-Nya mengenal Dia. Penge

Devotion 1221 : JOKER

Devotion 1221 - Dr. Heintje Kobstan JOKER Bacaan: Hosea 5 Dunia hiburan sedang heboh dengan penayangan sebuah film berjudul JOKER. Seorang penjahat yang kejam dan licik yang merupakan musuh bebuyutan Batman. Seorang Joker tidak muncul begitu saja. Kepribadiannya dibentuk oleh lingkungannya yang kejam padanya. Ia adalah seorang komedian yang gagal, seringkali menerima perlakuan yang tidak senonoh, sering diejek, hidup dalam kepiluan dan diabaikan oleh masyarakat. Sehingga seorang Arthur Fleck bertransformasi menjadi Joker, penjahat yang kejam. Apa hubungan Joker dengan pembacaan kita hari ini? Ternyata lingkungan sangat berperan membentuk karakter seseorang. Lingkungannya yang kemudian menjerumuskan Israel masuk kedalam perzinahan. Para imam, para pemimpin sangat berperan untuk menjerumuskan Israel. Mereka berbuat demikian meski mereka mengerti bahwa Allah melihat dan mengetahui semua perbuatan mereka (ay. 3). Kata ‘mengenal’ dapat berarti ‘mempunyai relasi yang erat’.  Akan tetapi,