Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2017

Devotion 579 : MEMAHAMI RENCANA TUHAN

Gambar
Devotion 579 - Dr. Heintje Kobstan MEMAHAMI RENCANA TUHAN Bacaan: Hakim-hakim 13 Siapakah yang tidak kenal dengan Simson, hakim Israel yang luar biasa dari suku Dan. Nama dan keperkasaannya tidak hanya bisa dibaca di Alkitab, akan tetapi juga telah difilmkan dengan berbagai intepretasi, termasuk dunia perfilman Indonesia. Akan tetapi, jika kita melihat kisah kelahirannya sebenarnya dilatar belakangi ketiadaan hakim di Israel, dan Israel ditindas Filistin selama 40 tahun akibat melakukan kejahatan dimata Tuhan. Tetapi Tuhan mempunyai rencana untuk menolong mereka melalui Simson. Bukan hanya itu saja, Simson ternyata merupakan anak mujizat, karena ibunya seorang yang mandul. Bahkan apa yang harus dilakukan ibunya selama kehamilan dan kelak akan jadi apa anak ini telah dinyatakan oleh Malaikat TUHAN. Sejak dari dalam kandungan, Simson telah ditentukan oleh Tuhan untuk menjadi seorang nazir Allah yang akan menyelamatkan orang Israel. Rencana penyelamatan orang Israel dari orang Filisti

Devotion 578 : PROSES MENENTUKAN HASIL

Gambar
Devotion 578 - Dr. Heintje Kobstan PROSES MENENTUKAN HASIL Bacaan: Hakim-hakim 12 Suku Efraim protes kepada Yafet bahkan mengancamnya untuk membakar rumahnya dan dirinya. Mereka protes kenapa tidak dilibatkan dalam peperangan melawan bani Amon. Mereka merasa tidak dihargai oleh Yafet, karena Gilead bukanlah kaum yang besar tapi dianggap berasal dari Efraim. Gilead berada diantara suku Efraim dan Manasye. Tetapi Yafet berkata kepada mereka bahwa ketika Yafet dan Gilead berperang dengan bani Amon dengan hebat dan berusaha untuk meminta bantuan dari Efraim tetapi tidak ada satupun yang datang. Mengapa suku Efraim protes? Ternyata bukan hanya karena merasa tidak dihargai tetapi Efraim mau tampil sebagai suku besar dan terhormat di antara suku-suku Israel. Tetapi untuk menjadi yang terhormat, Efraim tidak mau ikut berperang tetapi hanya mau menikmati hasilnya dan bermegah atasnya. Padahal ketika dalam peperangan, Yefta dan Gilead berjuang mempertaruhkan nyawa mereka dan Tuhan melihat us

Devotion 577 ,: BANGKIT DARI MASA LALU YANG KELAM

Gambar
Devotion 577 - Dr. Heintje Kobstan BANGKIT DARI MASA LALU YANG KELAM Bacaan: Hakim-hakim 11 Dikisahkan bahwa ada seorang pahlawan bernama Yefta, akan tetapi asal usulnya sangat kelam, karena ia lahir dari seorang wanita tuna susila dan yang tidak pernah menjadi istri sah ayahnya, Gilead. Sehingga sebagai anak haram, Yefta dimusuhi oleh saudara-saudaranya bahkan mereka mengusirnya, dan ia tidak mendapatkan warisan. Yefta pun lari ke Tob, dan berkumpulah para perampok bersama-sama dia. Mungkin Yefta sakit hati bahkan kepahitan karena ditolak bahkan diusir dari kaum keluarganya. Meskipun ia anak haram, tetapi ayah kandungnya adalah Gilead. Walaupun Yefta sempat menjadi pemimpin para perampok, namun dalam hatinya masih ada jati diri sebagai seorang Israel. Dari bacaan kemarin, kita tahu bahwa Israel sedang berada di bawah penindasan Filistin dan Amon, sebagai akibat dosa mengkhianati Tuhan. Setelah mengalami hukuman Tuhan, mereka berbalik kepada Tuhan dan Tuhan bersedia memulihkan mere

Devotion 576 : HAJARAN YANG MENDATANGKAN PERTOBATAN

Gambar
Devotion 576 - Dr. Heintje Kobstan HAJARAN YANG MENDATANGKAN PERTOBATAN Bacaan: Hakim-hakim 10 Setelah Gideon mangkat, maka Israel kembali lagi hidup dalam kejahatan. Mereka menjauhkan diri dari beribadah kepada Tuhan. Maka bangkitlah Abimelekh yang membunuh 70 anak Gideon dan menjadi raja di Sikhem. Setelah ia mati dalam penghukuman Tuhan maka bangkitlah para hakim, Tola seorang Isakhar yang memerintah 23 tahun lamanya. Sesudah Tola, bangkitlah Yair seorang Gilead yang memerintah 22 tahun lamanya. Setelah Yair mangkat, Israel kembali berulah seperti yang sudah-sudah. Pada waktu Israel dipimpin para hakim, hidup mereka berada di jalan yang benar. Namun ketika para hakim mangkat, Israel pun kembali kepada kehidupan lama. Mereka berbuat jahat di mata Tuhan, dan kembali beribadah kepada para Baal, para Asytoret, kepada para allah orang Amon, Siodn, Moab, Amon dan para allah orang Filistin. Maka bangkitlah murka Tuhan, dan menyerahkan mereka ke tangan orang Filistin dan Amon. Israel sa

Devotion 575 : AMBISI YANG MEMBUNUH

Gambar
Devotion 575 - Dr. Heintje Kobstan AMBISI YANG MEMBUNUH Bacaan: Hakim-hakim 9 Abimelekh adalah anak Gideon tetapi dari gundiknya, seorang perempuan Sikhem. Kali ini bukan berbicara soal pengangkatan hakim di Israel, tetapi bagaimana ambisi Abimelekh untuk menjadi raja di Sikhem. Abimelekh kembali ke Sikhem, kepada saudara-saudara ibunya dan berkata, "Tolong katakan kepada seluruh warga kota Sikhem: Manakah yang lebih baik bagimu: tujuh puluh orang memerintah kamu, yaitu semua anak Yerubaal, atau satu orang? Dan ingat juga, bahwa aku darah dagingmu." Orang Sikhem akhirnya memilih mengikuti Abimelekh dan mendukungnya dengan keuangan mereka, dan kemudian ia pergi bersama orang-orang bayaran, ke Ofrah dan membunuh 70 orang saudara-saudaranya. Tetapi Yotam, anak Gideon yang paling bungsu selamat karena ia pergi bersembunyi. Kemudian berkumpullah seluruh warga kota Sikhem dan seluruh Bet-Milo; mereka pergi menobatkan Abimelekh menjadi raja dekat pohon tarbantin di tugu peringat

Devotion 574 : KEMENANGAN BISA MENJADI JERAT

Gambar
Devotion 574 - Dr. Heintje Kobstan KEMENANGAN BISA MENJADI JERAT Bacaan: Hakim-hakim 8 Bagi Gideon, peperangan itu belumlah usai meskipun mereka telah menangkap dua raja Midian. Gideon dan 300 orang pasukannya terus mengejar Zebah dan Salmuna, dua raja Midian lainnya yang lari bersama 15.000 pasukan mereka. Pengejaran tersebut bukanlah tanpa tantangan, orang Sukot dan Pnuel menolak memberi bantuan kepada Gideon malah mengejaknya. Padahal jika Gideon berhasil maka merekapun akan mendapatkan imbasnya. Karena itu, ia berjanji akan membalas perbuatan mereka jika ia kembali dalam kemenangan. Dengan 300 orang, Gideon memporakporandakan 15.000 tentara sewaktu mereka berkemah dan merasa aman dari kejaran Gideon. Zebah dan Salmuna pun berhasil di tawan oleh Gideon. Ketika dalam perjalanan pulang, maka Gideon menepati janjiNya, yaitu merubuhkan menara di Pnuel serta menghukum 70 penatua di Sukot. Tindakan Gideon terhadap Sukot dan Pnuel seakan tidak bisa ditolerir tetapi jika dilihat dari su

Devotion 573 : MENANG DENGAN CARA TUHAN

Gambar
Devotion 573 - Dr. Heintje Kobstan MENANG DENGAN CARA TUHAN Bacaan: Hakim-hakim 7 Gideon mengumpulkan 32.000 orang yang akan pergi berperang. Tetapi Tuhan berkata, terlalu banyak jumlah rakyat yang bersama Gideon, jika menang mereka akan memegahkan diri. Maka Tuhan menyuruh Gideon untuk menyuruh pulang yang tidak siap berperang, maka pulanglah 22.000 orang dan tersisa 10.000 orang. Tetapi Tuhan berkata masih terlalu banyak dan ketika diseleksi, maka tersisa 300 orang saja. Mungkin Gideon merasa takut karena ia akan menghadapi 135.000 tentara Midian dengan 300 orang saja. Dan mereka ini tidak dipersenjatai tetapi hanya diperlengkapi dengan buyung, obor dan sangkakala. Bagi Gideon mustahil untuk menang tetapi bagi Tuhan itu hal yang mungkin. Gideon mendapat peneguhan dari mimpi orang Midian sewaktu ia turun mengintai ke perkemahan mereka. Maka bangkitlah imannya, ia dan ketiga pasukannya itu bersama-sama meniup sangkakala, dan memecahkan buyung dengan memegang obor di tangan kirinya

Devotion 572 : MENTALITAS PAHLAWAN

Gambar
Devotion 572 - Dr. Heintje Kobstan MENTALITAS PAHLAWAN Bacaan: Hakim-hakim 6 Israel mengalami tekanan yang sangat keras oleh Midian. Mereka tidak bisa bertani karena setiap kali mereka menabur, orang Midian dan Amalek datang memusnahkan taburan itu. Saking ketakutannya, orang Israel membuat perlindungan dipegunungan yakni di gua-gua dan kubu-kubu. Ketika mereka sangat tertekan dalam ketakutan maka barulah mereka berseru kepada Tuhan. Dan Tuhan mengutus nabiNya untuk menolong mereka. Adalah Gideon seorang muda yang sedang mengirik gandum di tempat pemerasan anggur agar terhindar dari orang Midian. Dalam ketakutannya, Malaikat TUHAN mendatanginya dan berkata, "TUHAN menyertai engkau, ya pahlawan yang gagah berani." TUHAN mengetahui keadaan Gideon, tetapi TUHAN bisa melihat potensi Gideon dan menemukan keberanian dan mentalitas pahlawan dalam dirinya. TUHAN mengetahui potensi yang terpendam dalam diri umatNya dan TUHAN akan memakai itu menjadi kemuliaan bagi namaNya. Gideon

Devotion 571 : NYANYIKANLAH NYANYIAN KEMENANGAN

Gambar
Devotion 571 - Dr. Heintje Kobstan NYANYIKANLAH NYANYIAN KEMENANGAN Bacaan: Hakim-hakim 5 Kemenangan yang didapatkan oleh Israel terhadap Yabin raja Kanaan dan Sisera panglima perangnya dinyatakan dalam bentuk nyanyian oleh Debora. Nyanyian pujian ini menyatakan kuasa Tuhan yang telah memberikan kemenangan bagi umatNya. Nyanyian Debora ini adalah salah satu sajak yang paling tua dalam seluruh Kitab Suci. Kemenangan Israel adalah dari Tuhan maka layaklah Debora dan Barak memuji dengan nyanyian pujian dan bermazmur bagi Dia. Pujian ini bukan hanya mengungkapkan tentang kebesaran dan kedahsyatan Tuhan mengalahkan Sisera melalui Yael istri Heber tetapi juga bagaimana beberapa suku Israel memberikan kontribusi mendukung perjuangan Debora dan Barak. Ada juga ada suku-suku yang tidak mendukung perjuangan ini, yang sibuk dengan urusan masing-masing. Namun Tuhan memurkai mereka yang tidak ikut berperang, seperti kota Meros yang dikutuki Tuhan karena tidak ikut membantu berperang. Di akhir n

Devotion 570 : KEMENANGAN HANYA BAGI MEREKA YANG MENGANDALKAN TUHAN

Gambar
Devotion 570 - Dr. Heintje Kobstan KEMENANGAN HANYA BAGI MEREKA YANG MENGANDALKAN TUHAN Bacaan: Hakim-hakim 4 Setelah Ehud, hakim di Israel meninggal dunia maka orang Israel kembali melakukan apa yang jahat dimata Tuhan. Setiap seorang hakim bangkit di Israel, maka dia akan menuntun Israel untuk takut akan Tuhan. Tetapi jika ia mangkat, maka Israel kembali melakukan kejahatan. Sehingga Tuhan menghukum mereka, kali ini mereka ditindas oleh Yabin raja Kanaan melalui Sisera panglimanya. Pada waktu itu Debora, seorang nabiah, isteri Lapidot, memerintah sebagai hakim atas orang Israel. Debora selalu duduk di bawah pohon korma antara Rama dan Bethel, dan orang Israel datang berhakim padanya. Debora memanggil Barak untuk memimpin pasukan Israel berperang menghadapi Sisera sesuai perintah Tuhan. Tuhan telah menyatakan kepada Debora bahwa Sisera telah diserahkan kepada Barak. Tetapi Barak berkata, aku takkan maju berperang jika engkau tidak turut maju. Dari jawaban Barak terlihat bahwa ia k

Devotion 569 : DIDIKAN TUHAN

Gambar
Devotion 569 - Dr. Heintje Kobstan DIDIKAN TUHAN Bacaan: Hakim-hakim 3 Tidak ada bangsa manapun yang ingin tetap tinggal dalam penderitaan dan peperangan. Namun Israel tetap berada dalam situasi demikian, akibat ketidaktaatan mereka yang membiarkan orang Kanaan tinggal ditengah mereka. Namun dibalik semua itu ada maksud Tuhan yaitu Tuhan ingin mendidik orang Israel dengan membiarkan orang Kanaan tinggal ditengah mereka. Melalui orang Kanaan tersebut, Tuhan ingin agar generasi baru Israel yang tidak pernah mengalami perang Kanaan dilatih berperang dengan menghadapi pemberontakan orang Kanaan tersebut. Sudah pasti bahwa orang Kanaan yang dijadikan budak rodi oleh Israel akan berusaha untuk membebaskan diri mereka. Mereka juga diuji dalam hal kesetiaan dan ketaatan menghadapi godaan hawa nafsu dan kawin campur antara mereka dengan orang Kanaan. Ternyata generasi ini tidak kuat dalam iman sehingga terjadilah perkawinan diantara mereka yang berakibat degradasi mental dan spiritual Israe

Devotion 568 : PENTINGNYA BERTUMBUH KUAT DALAM IMAN

Gambar
Devotion 568 - Dr. Heintje Kobstan PENTINGNYA BERTUMBUH KUAT DALAM IMAN Bacaan: Hakim-hakim 2 Israel hidup beribadah kepada Tuhan selama Yosua dan generasi yang bersama-sama Yosua. Kemudian bangkitlah generasi yang baru, yang tidak mengetahui perjuangan generasi-generasi sebelumnya. Generasi baru ini meninggalkan Tuhan dan beribadah kepada Baal dan para Asytoret. Mereka melakukan apa yang jahat di mata Tuhan dengan menyimpang dari komitmen yang telah dibuat generasi sebelumnya. Degradasi rohani dan moralitas terjadi akibat pengaruh lingkungan orang-orang Kanaan yang tidak dihalau oleh generasi sebelumnya. Kesalahan ini mungkin timbul karena kelalaian generasi sebelumnya dalam mendidik dan menanamkan nilai-nilai spiritualitas takut akan Tuhan kepada generasi yang baru. Serta tidak adanya batasan pergaulan antara anak-anak orang Israel dan penduduk Kanaan. Serta kecenderungan generasi baru melupakan sejarah dari perjuangan generasi sebelumnya. Dan bangkitlah murka Tuhan atas mereka,

Devotion 567 : TUHAN PENUNTUN UMATNYA

Gambar
Devotion 567 - Dr. Heintje Kobstan TUHAN PENUNTUN UMATNYA Bacaan: Hakim-hakim 1 Yosua telah meninggal dunia, namun perjuangan belum selesai. Masih ada wilayah-wilayah yang belum ditaklukkan sepenuhnya di Kanaan. Israel bertanya pada Tuhan, siapakah yang harus maju untuk merebut wilayah yang masih ditinggali Kanaan? Ternyata Suku Yehuda yang harus bergerak maju duluan, Sebelum berperang, Israel meminta tuntunan dari Tuhan. Yehuda mengajak suku Simeon dan mereka memukul kalah orang Kanaan dan orang Feris. Apakah Yehuda takut menghadapi orang Kanaan dan orang Feris? Tidak, tetapi Yehuda mau bersekutu dan membangun kerja sama untuk saling membantu merebut wilayah-wilayah tersebut. Karena ketika suku Simeon akan pergi merebut wilayah mereka, suku Yehuda ikut mendampingi. Dalam hidup ini, saling membangun dan bekerja sama dalam kasih dengan saudara seiman. Karena berdua lebih baik daripada seorang diri. Israel kurang setia dalam menaati perintah-Nya. Sehingga keberhasilan Israel memasuki

Devotion 566 : KESETIAAN KEPADA TUHAN

Gambar
Devotion 566 - Dr. Heintje Kobstan KESETIAAN KEPADA TUHAN Bacaan: Yosua 24 Kemudian Yosua mengumpulkan semua suku orang Israel di Sikhem. Dipanggilnya para tua-tua orang Israel, para kepalanya, para hakimnya dan para pengatur pasukannya, lalu mereka berdiri di hadapan Allah. Sikhem terletak ditengah negeri itu, sehingga sangat strategis untuk mengumpulkan semua orang Israel disana. Mengapa harus di Sikhem? Karena dari sejarah nenek moyang orang Israel, Abraham mendirikan mezbah di Sikhem dan Tuhan berjanji untuk pertama kali akan memberikan Kanaan, Yakub mendapatkan hak atas tanah di Sikhem dan di sinilah Yakub membuang segala berhala yang dibawa keluarganya dari Mesopotamia. Jadi, Yosua menggunakan momen ini untuk membuat upacara pembaharuan perjanjian untuk seluruh Israel. 20 tahun telah berlalu sejak mereka mulai menduduki Kanaan, Yosua meminta agar setiap suku mengikrarkan kembali kesetiaan mereka kepada Allah sesuai perjanjian - bukan di Silo tetapi di Sikhem. Disinilah Yosua

Devotion 565 : BUKAN KARENA ORANG LAIN

Gambar
Devotion 565 - Dr. Heintje Kobstan BUKAN KARENA ORANG LAIN Bacaan: Yosua 23 Seorang pemimpin tidak akan selamanya hidup dan memimpin. Yosua pun menyadari akan hal ini, diusianya yang lanjut, dalam kelemahan tubuhnya, ia mengucapkan pidato perpisahan dengan bangsa Israel. Isi pidatonya bukanlah memamerkan tentang dirinya bahwa karena dialah maka Israel bisa memasuki Kanaan dan diam disana. Tetapi isi pidatonya mengungkapkan kegelisahan akan keberadaan orang Israel setelah ia wafat. Isi pidato Yosua mengingatkan bahwa semua janji Tuhan yaitu semua yang terbaik dari Tuhan telah digenapi bagi Israel tidak ada satupun yang luput. Itu semua ada karena perbuatan Tuhan, bukan kekuatan dan kemampuan Israel. Yosua mengenal dengan sangat baik karakter dan sifat orang Israel. Mereka harus mempunyai pemimpin yang bisa diteladani dalam hal iman dan komitmen beribadah kepada TUHAN. Karena itu dalam kegelisahannya, Yosua mengingatkan mereka agar tetap menguatkan hati dan kepercayaan hanya kepada T

Devotion 564 : KOMITMEN IMAN YANG DIWARISKAN

Gambar
Devotion 564 - Dr. Heintje Kobstan KOMITMEN IMAN YANG DIWARISKAN Bacaan: Yosua 22 Setelah semua suku mendapatkan milik pusaka mereka termasuk suku Lewi maka suku Ruben, Gad dan Manasye yang setengah harus kembali ke milik pusaka mereka di seberang Yordan seperti perjanjian mereka dengan Musa. Dua setengah suku ini telah mendapatkan milik pusaka mereka sebelum menyeberang ke tanah Kanaan tetapi dengan syarat bahwa mereka harus membantu suku-suku yang lainnya yang akan mendiami tanah Kanaan sampai semua suku mendapatkan milik pusakanya barulah mereka kembali ke tanahnya, dan syarat ini mereka tepati. Yosua mengutus mereka kembali ke milik pusakanya dan kepada kaum keluarganya. Mereka kembali tidak dengan tangan yang hampa tetapi membawa kekayaan dan binatang-binatang yang sangat banyak dari jarahan mereka di Kanaan. Ketika dua setengah suku pulang dari Silo, mereka mendirikan sebuah mezbah di wilayah barat Lembah Yordan. Maka kedengaranlah kepada suku-suku yang lain di Kanaan tentang

Devotion 563 : JANJI TUHAN PASTI TERGENAPI

Gambar
Devotion 563 - Dr. Heintje Kobstan JANJI TUHAN PASTI TERGENAPI Bacaan: Yosua 21 Yang tersisa dari semua kisah pembagian tanah perjanjian kepada suku-suku Israel adalah suku Lewi. Suku Lewi tidak mendapat milik pusaka tetapi kepada mereka telah dijanjikan kota-kota yang tersebar di antara suku-suku Israel dan padang penggembalaan. Mengapa demikian? Karena Tuhan adalah milik pusaka suku Lewi. Kepada suku Lewi yang terdiri dari 3 kaum, Gerson, Kehat dan Merari akhirnya mendapatkan kota dan padang penggembalaan berdasarkan undi. Ini tentu dimaksudkan agar mereka bisa melayani suku-suku lain, yang memiliki tempat tinggal yang tersebar juga. Tuhan yang telah memanggil suku Lewi secara khusus untuk melayaniNya, Dia juga yang mengatur segala kehidupan suku itu. Bahwa pemeliharaan Tuhan sungguh berlaku bagi suku Lewi dan merupakan gambaran bagi setiap mereka yang melayani Tuhan di masa sekarang. Apa yang Tuhan janjikan kepada Abraham, Ishak, Yakub, Musa dan Yosua akhirnya tergenapi. Israel

Devotion 562 : KOTA PERLINDUNGAN

Gambar
Devotion 562 - Dr. Heintje Kobstan KOTA PERLINDUNGAN Bacaan: Yosua 20 Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang adil yang tidak membiarkan kesemena-menaan terjadi bahkan merajalela. Terbukti dari pembagian tanah perjanjian dan juga dengan diadakannya kota-kota perlindungan. Dia bukan saja Tuhan yang adil tetapi Tuhan yang mengadakan hukum dan bertindak atas hukum itu. Sehingga dalam kasus tertentu jika seseorang melakukan pembunuhan tanpa sengaja maka baginya telah dsediakan kota-kota perlindungan dan kesanalah ia harus berlari dan berlindung dari mereka yang mau membalaskan dendam tanpa hukum. Tujuan kota perlindungan ini didirikan agar mereka yang tidak bersalah bisa mendapatkan perlindungan orang-orang dari perlakuan yang tidak adil, sewenang-wenang atau main hakim sendiri demi keadilan. Bagi kita orang yang dibenarkan Tuhan, ketika berada dalam kesesakan, atau menghadapi perlakuan yang tidak adil dan semena-mena maka kota benteng perlindungan kita sesungguhnya bukanlah dunia ata

Devotion 561 : LANDASAN PRINSIP HIDUP MANUSIA

Gambar
Devotion 561 - Dr. Heintje Kobstan LANDASAN PRINSIP HIDUP MANUSIA Bacaan: Yosua 19 Akhirnya pembagian wilayah Kanaan untuk suku-suku Israel telah selesai. Semua suku mendapatkan tanah pusakanya kecuali Suku Lewi. Pembagian ini harus dilakukan oleh Yosua dengan bijaksana dan adil. Bahkan pembagian ini bukan hanya berhenti pada suku saja tetapi sampai kepada keluarga harus dibagi dengan adil. Tetapi disini kita bisa melihat, bani Yehuda berbesar hati untuk memberikan sebagian wilayah mereka kepada bani Simeon, karena mereka merasa wilayahnya terlalu luas untuk didiami. Banyak orang yang serakah tidak mau berbagi dan malah masih mau mengingini milik orang lain bahkan juga milik saudara kandung sendiri. Tetapi inilah contoh bagi kita orang percaya untuk dapat hidup berdampingan dan saling mengasihi. Di sisi lain, kecenderungan sifat manusia jika sudah didesak baru bertindak. Yosua mendesak bahkan memarahi mereka untuk segera bertindak, dan hal ini ditanggapi oleh suku-suku tersebut unt

Devotion 560 : KEMALASAN

Gambar
Devotion 560 - Dr. Heintje Kobstan KEMALASAN Bacaan: Yosua 18 Yosua marah di tengah perkumpulan seluruh suku Israel di Silo. Mengapa? Karena masih ada 7 suku lagi yang belum mendapatkan tanah warisan. Apakah dikarenakan mereka belum mendapatkan undian wilayah? Atau karena faktor kemalasan? Israel telah berhasil menaklukkan Kanaan, yang kemudian Kemah Pertemuan dipindahkan ke Silo. Namun keberhasilan ini belum sepenuhnya tercapai, mereka harus terus berperang sampai semua wilayah terkuasai dan bebas dari orang Kanaan. Tetapi yang terjadi adalah mereka tidak lagi melanjutkan peperangan itu sehingga masih tersisa 7 suku yang hidup bersama suku lainnya. Faktor yang membuat mereka tidak mau pergi dan menguasai seluruh Kanaan adalah MALAS. Hal ini diungkapkan langsung oleh Yosua dalam pidatonya di depan seluruh suku: "Berapa lama lagi kamu bermalas-malas, sehingga tidak pergi menduduki negeri yang telah diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allah nenek moyangmu?". Tuhan memang berjanj

Devotion 559 : CARA PANDANG

Gambar
Devotion 559 - Dr. Heintje Kobstan CARA PANDANG Bacaan: Yosua 17 Setelah Suku Efraim mendapatkan tanah dan kota-kotanya, maka giliran Suku Manasye. Di dalam Suku Manasye ada satu kaum yang tidak mempunyai keturunan laki-laki yaitu Zelafehad bin Hefer bin Gilead bin Makhir bin Manasye. Dan pada waktu jaman Musa, telah diputuskan bahwa anak-anak perempuannya berhak juga untuk mendapatkan tanah warisan. Berdasarkan tradisi sebenarnya anak-anak perempuan tidak mendapatkan warisan, namun tradisi tidak membatasi pola pikir anak-anak Zelafehad yang hanya terima nasib. Mereka berani menerobos tradisi dan berbicara kepada Musa dan Tuhan mendengar permintaan mereka. Ketika tanah itu sudah dibagikan kepada Suku Manasye, mereka tidak bisa langsung mendiami kota-kota tersebut karena telah didiami orang Kanaan. Setelah orang Israel menjadi kuat, orang Kanaan itu dibuatnya menjadi orang rodi, tetapi tidaklah sama sekali mereka itu dihalaunya. Yusuf merupakan suku besar yang terdiri dari Suku Efra

Devotion 558 : SINGKIRKAN HAL-HAL YANG MENGHALANGI PERTUMBUHAN IMAN

Gambar
Devotion 558 - Dr. Heintje Kobstan SINGKIRKAN HAL-HAL YANG MENGHALANGI PERTUMBUHAN IMAN Bacaan: Yosua 16 Setelah Suku Yehuda mendapatkan pembagian tanah dengan batasan-batasan yang jelas dan kota-kota yang akan ditempati maka sekarang giliran Suku Yusuf. Suku Yusuf dibagi ke dalam 2 suku yaitu Efraim dan Manasye. Masing-masing anak Yusuf diperhitungkan sebagai satu suku secara penuh sehingga tanah perjanjian tetap dibagi untuk dua belas suku karena Lewi tidak mendapat bagian tanah berkaitan dengan panggilan mereka untuk melayani Tuhan. Efraim telah menerima berkat khusus dari Yakub pada waktu Yusuf menjadi Mangkubumi di Mesir. Karena itu, penjelasan tentang batas-batas tanah Efraim diakhiri dengan pernyataan bahwa semua itu merupakan milik pusaka Efraim. Tetapi orang Kanaan yang diam di Gezer tidaklah dihalau mereka. Jadi orang Kanaan itu masih tetap tinggal di tengah-tengah suku Efraim sampai sekarang, tetapi menjadi budak rodi. Ini menggambarkan kemalasan Suku Efraim yang tidak m

Devotion 557 : PILIHLAH HIDUP YANG AKAN KAU JALANI

Gambar
Devotion 557 - Dr. Heintje Kobstan PILIHLAH HIDUP YANG AKAN KAU JALANI Bacaan: Yosua 15 Pembagian tanah perjanjian dilakukan oleh Yosua dengan memberikan batas-batas yang jelas. Dimulai dari suku Yehuda telah ditentukan batas Selatan, Timur, Utara dan Barat, juga kota-kota yang akan menjadi milik suku Yehuda. Akan tetapi kota-kota ini tidak secara langsung bisa diduduki oleh suku Yehuda, mereka harus merebutnya terlebih dahulu seperti suku Yebus yang berdiam di Yerusalem yang belum dikalahkan. Untuk memiliki tanah dan kota-kota yang telah dibagikan oleh Yosua kepada tiap suku maka harus ada usaha dan perjuangan. Suku Yehuda dan suku-suku yang lain harus memilih untuk segera memerangi atau membiarkan musuh-musuh itu hidup disekitar mereka. Ada istilah "choose the life that you want to live" kita harus memilih bagaimana kita harus hidup. Seperti Kaleb, diusia 85 tahun mungkin dia bisa memilih untuk tidak berperang dan merebut Hebron apalagi tanah Hebron tidak semuanya subur

Devotion 556 : BERTAHAN DALAM IMAN

Gambar
Devotion 556 - Dr. Heintje Kobstan BERTAHAN DALAM IMAN Bacaan: Yosua 14 Yosua dan Imam Eleazar membagi tanah itu dengan membuang undi seperti yang diperintahkan Tuhan kepada Musa juga kepada Yosua. Setiap suku mendapat tanah pusakanya hanya suku Lewi yang tidak. Mereka hanya mendapatkan kota-kota untuk didiami dan tanah penggembalaan untuk ternak dan hewan mereka. Warisan suku Lewi adalah Tuhan yang menjadikan langit dan bumi, yang menuntun Israel masuk dan menduduki tanah perjanjian. Dalam pembagian tanah ini, Kaleb mengingatkan Yosua akan janji Tuhan yang diteguhkan oleh Musa bahwa ia akan mendapatkan tanah warisan juga. Kaleb adalah seorang Kenas (Kain), jadi bukan seorang Israel. Kelompok Kaleb berasal dari bagian selatan negeri Palestina dan bersaudara dengan orang Edom. Agaknya kaum Kaleb melebur ke dalam suku Yehuda. Tetapi Kaleb tetap setia beriman kepada Allah dan berkarakter baik meskipun sudah berusia lanjut. Kaleb konsisten mempercayai janji Tuhan walau 45 tahun sudah b

Devotion 555 : JANGAN BERPUAS DIRI

Gambar
Devotion 555 - Dr. Heintje Kobstan JANGAN BERPUAS DIRI Bacaan: Yosua 13 Peperangan yang dialami Yosua belum terselesaikan sepenuhnya. Masih ada daerah-daerah yang belum ditaklukkan padahal Yosua telah menjadi tua dan lanjut umurnya. Yosua sudah tidak mempunyai kekuatan lagi untuk pergi berperang dan merebut daerah-daerah tersebut. Sehingga Tuhan berkata, "...Aku sendiri akan menghalau mereka dari depan orang Israel; hanya undikanlah dahulu negeri itu di antara orang Israel menjadi milik pusaka mereka, seperti yang Kuperintahkan kepadamu. Oleh sebab itu, bagikanlah negeri ini kepada suku yang sembilan itu dan kepada suku Manasye yang setengah itu menjadi milik pusaka mereka." Mengapa masih ada daerah-daerah yang belum ditaklukkan? Kemungkinan karena Israel telah berpuas diri terhadap kemenangan yang telah dicapai dan juga karena faktor kepemimpinan Yosua yang telah tua dan belum ada calon pengganti. Padahal masih 9 setengah suku yang belum menduduki daerah-daerah itu untuk

Devotion 554 : KEMENANGAN YANG SEJATI

Gambar
Devotion 554 - Dr. Heintje Kobstan KEMENANGAN YANG SEJATI Bacaan: Yosua 12 Yosua dan Israel mengalami kemenangan besar atas bangsa-bangsa di Kanaan. Demikianlah Yosua merebut seluruh negeri itu sesuai dengan segala yang difirmankan TUHAN kepada Musa. Dan Yosua pun memberikan negeri itu kepada orang Israel menjadi milik pusaka mereka, menurut pembagian suku mereka. Lalu amanlah negeri itu, berhenti dari berperang. Namun masih ada orang Enak yang tertinggal yang berdiam di Gaza, Gat dan Asdod yang belum dimusnahkan. Jika kita melihat perjalanan Israel mulai dari mimpi Yusuf sampai Israel ada di Mesir dan akhirnya melintasi padang gurun untuk pergi merebut tanah Kanaan seolah-olah ini adalah perjalanan yang mustahil. Namun semua itu bisa terjadi karena anugerah dan penyertaan Tuhan atas Israel walaupun Israel sering bersikap tidak taat dan memberontak pada Tuhan. Janji Allah dan penggenapanNya bukan hal yang kosong. Dalam waktu relatif singkat wilayah yang sangat luas itu berhasil did

Devotion 553 : KETAATAN YANG MENDATANGKAN KEMENANGAN

Gambar
Devotion 553 - Dr. Heintje Kobstan KETAATAN YANG MENDATANGKAN KEMENANGAN Bacaan: Yosua 11 Israel bukanlah bangsa yang besar, namun menerima janji untuk menjadi bangsa yang besar yang mendiami Kanaan, tanah perjanjian. Tetapi untuk menempati tanah Kanaan, Israel harus berperang dan merebut tanah itu dari bangsa-bangsa yang berdiam disana. Dalam beberapa peperangan, Israel mengalami kemenangan. Tetapi di pasal ini merupakan peperangan terbesar bagi Israel karena mereka menghadapi persekutuan banyak bangsa di Kanaan mulai dari Utara, Timur dan Barat yang semuanya itu dipimpin oleh Yabin, raja Hazor. Dan inilah peperangan terakhir yang sangat menentukan apakah Israel akan memiliki tanah Kanaan atau tidak. Menghadapi ini, Yosua dan seluruh Israel mengalami ketakutan. Sehingga Tuhan pun harus berfirman kepada Yosua: "Janganlah takut menghadapi mereka, sebab besok kira-kira waktu ini Aku menyerahkan mereka mati terbunuh semuanya kepada orang Israel. Kuda mereka haruslah kamu lumpuhka

Devotion 552 : TUHAN BEKERJA BERSAMA UMATNYA

Gambar
Devotion 552 - Dr. Heintje Kobstan TUHAN BEKERJA BERSAMA UMATNYA Bacaan: Yosua 10 Setelah raja Yerusalem, Adoni-Zedek mendengar bahwa Israel telah mengalahkan Yerikho dan Ai juga Gibeon kota yang cukup besar dan berisi para pahlawan telah bergabung dengan Israel, maka sangat ketakutanlah ia. Sehingga ia mengajak Hoham, raja Hebron; Piream, raja Yarmut; Yafia, raja Lakhis, dan Debir, raja Eglon, untuk bersekutu melawan Israel. Dan kemudian mereka berkemah mengepung Gibeon. Sehingga Gibeon meminta bantuan kepada Israel sebagai sekutunya. Israel yang telah terikat komitmen dengan Gibeon mulai bergerak dari Gilgal untuk membantu Gibeon. Berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: "Janganlah takut kepada mereka, sebab Aku menyerahkan mereka kepadamu. Tidak seorang pun dari mereka yang akan dapat bertahan menghadapi engkau." Maka Israel berjalan semalam-malaman dan kemudian langsung menyerang pasukan Yerusalem dan sekutunya dengan tiba-tiba. Tuhan pun menurunkan batu dari langit sehingga

Devotion 551 : BERTANYALAH KEPADA TUHAN SEBELUM BERTINDAK

Gambar
Devotion 551 - Dr. Heintje Kobstan BERTANYALAH KEPADA TUHAN SEBELUM BERTINDAK Bacaan: Yosua 9 Ketika Ai dikalahkan maka tersiar kabar kepada bangsa-bangsa penghuni tanah Kanaan. Ada yang kemudian bermufakat dan bersatu untuk menyerang Israel, yaitu raja-raja orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus. Tetapi lain halnya dengan penduduk Gibeon, mereka justru memasang strategi agar bisa tetap bertahan hidup. Penduduk Gibeon menggunakan akal mereka yaitu dengan menyediakan bekal, karung yang buruk, kirbat yang buruk, bahkan penampilan yang buruk untuk mengelabui Israel. Mereka menjumpai Israel di Gilgal lalu bercerita tentang keadaan mereka yang telah datang dari jauh. Orang Gibeon juga ternyata mengikuti berita tentang Israel sejak dari Mesir sampai saat mereka mengalahkan Ai. Dengan kerendahan hati mereka menyatakan diri sebagai hamba orang Israel dan mau mengikatkan diri dalam perjanjian damai. Israel melihat keadaan mereka dan tidak menanyakan keputusan Tuhan.

Devotion 550 : MENGANDALKAN TUHAN

Gambar
Devotion 550 - Dr. Heintje Kobstan MENGANDALKAN TUHAN Bacaan: Yosua 8 Janganlah berjalan sendiri dengan kekuatan dan hikmat manusia tetapi andalkan Tuhan yang melebihi semuanya itu. Dalam perang sebelumnya Israel dipukul kalah oleh pasukan Ai karena ketidaktaatan mereka yang melanggar kekudusan Tuhan. Setelah Israel menyelesaikan dosanya maka sekarang Tuhan menyuruh mereka untuk berperang kembali dengan Ai. Namun kali ini Israel harus mengikuti dan menaati strategi dari Tuhan sendiri, dan hasilnya adalah Israel mengalami kemenangan atas Ai. Israel kembali bangkit dari kegagalan mereka, kekalahan yang mereka alami dari Ai telah menemplak mereka untuk tidak sombong dan terus belajar mengandalkan Tuhan. Ketika Israel mengalahkan Yerikho, maka Tuhan membuat nama Yosua menjadi terkenal dan ditakuti oleh bangsa-bangsa di Kanaan. Ketika itu Yosua menaati perintah Tuhan. Namun saat menghadapi Ai mereka mengalami kekalahan yang memalukan. Hal ini bukan hanya disebabkan Akhan melanggar keku

Devotion 549 : PERJANJIAN HIDUP KUDUS

Gambar
Devotion 549 - Dr. Heintje Kobstan PERJANJIAN HIDUP KUDUS Bacaan: Yosua 7 Hidup kudus merupakan penghormatan umat Tuhan pada perjanjian dan kesetiaanNya. Sebelum Israel masuk dalam peperangan untuk merebut tanah perjanjian, Tuhan menyuruh Yosua agar Israel menguduskan diri. Yosua juga disuruh untuk mengadakan sunat dan perayaan paskah. Setelah Israel selesai mempersiapkan diri, maka Tuhan pun menyuruh mereka untuk merebut kota Yerikho. Dengan strategi Tuhan, Israel mengalami kemenangan. Setelah itu, Israel diperhadapkan dengan kota Ai yang kecil, sehingga tentara yang diutus berperang hanya sekitar 3.000 orang saja. Tetapi ternyata Israel mengalami kekalahan dari pasukan Ai. Akibat kekalahan itu, Yosua dan seluruh penatua berkabung di depan tabut perjanjian. Yosua mempertanyakan kepada Tuhan, mengapa mereka kalah padahal seharusnya janji Tuhan adalah kemenangan. Tetapi Tuhan menyatakan bahwa Israel telah melanggar perjanjian hidup kudus dengan menyimpan jarahan yang seharusnya dim