Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2019

Devotion 1213 : DOA YANG DIDASARI FIRMAN

Devotion 1213 - Dr. Heintje Kobstan DOA YANG DIDASARI FIRMAN Bacaan: Daniel 9 Setelah Daniel mempelajari kitab nabi Yeremia, mengapa Tuhan sampai menghukum Israel dan masa kesusahan penghukuman itu, yaitu 70 tahun maka Daniel mengambil tindakan untuk berdoa dan berpuasa. Dalam doanya, Daniel mengakui segala kesalahannya dan bangsanya dan memohon pengampunan Tuhan atas apa yang telah diperbuat bangsanya sehingga beroleh hukuman dari Tuhan. Daniel berdoa bukan sekedar berdoa, tetapi ia berdoa berdasarkan kebenaran firman Tuhan. Selain pernyataan pertobatan dalam doanya, Daniel juga menegaskan kembali akan janji pembebasan bagi bangsanya. Daniel mengacu kepada kitab Yeremia tentang 70 tahun masa pembuangan Israel di Babel dan janji penggenapan pembebasan dari Tuhan sendiri jika genap 70 tahun hukuman tersebut (Yer. 25:9-10). Ketika Daniel sedang berdoa maka datanglah Gabriel, utusan Tuhan untuk menyampaikan firman Tuhan tentang 70 kali 7 masa yang telah ditetapkan Tuhan atas bangsa Is

Devotion 1212 : KELUAR SEBAGAI PEMENANG

Devotion 1212 - Dr. Heintje Kobstan KELUAR SEBAGAI PEMENANG Bacaan: Daniel 8 Daniel kembali mendapatkan mimpi dan penglihatan di tahun ke tiga pemerintahan raja Belsyazar atau sekitar tahun 551 SM. Ia melihat binatang yang tidak seseram binatang sebelumnya. Hanya berupa domba jantan yang bertanduk 2. Walaupun tidak seram namun domba jantan ini sangat ditakuti. Lalu datanglah binatang lain yaitu kambing jantan yang mempunyai satu tanduk aneh diantara kedua matanya. Kambing jantan ini pun mengalahkan domba jantan tersebut dan darinya keluar 4 tanduk Melalui penglihatan, Tuhan menyatakan kepada Daniel bahwa Media dan Persia akan dicaplok oleh Yunani. Namun Yunani sendiri tidak akan kekal kekuatannya. Yunani akan terpecah menjadi empat kerajaan dan tidak akan sekuat sebelumnya. Selanjutnya akan muncul seorang raja yang garang, yang akan membinasakan banyak orang, termasuk umat Tuhan (ay. 24). Menurut fakta sejarah, penguasa yang jahat itu adakah Antiokhus IV. Ini akan merupakan penderi

Devotion 1121 - PEMBUKTIAN IMAN

Devotion 1211 - Dr. Heintje Kobstan PEMBUKTIAN IMAN Bacaan: Daniel 7 Pada tahun pertama pemerintahan Belsyazar, raja Babel, bermimpilah Daniel dan mendapat penglihatan-penglihatan di tempat tidurnya. Pada waktu itu ia berumur sekitar 70 tahun. Daniel juga menafsirkan mimpi yang bersifat nubuat dari orang lain. Namun kali ini Daniel lah yang mendapat mimpi dan penglihatan lalu kemudian dituliskannya mimpi itu. Daniel melihat tentang empat binatang aneh keluar dari laut. Lalu ia mendapat penjelasan tentang semua itu. Keempat binatang menggambarkan empat kerajaan besar di dunia, yaitu Babel, Media-Persia, Yunani, dan Roma. Mengapa Allah memakai binatang untuk menggambarkan keempat negara itu? Tampaknya dimata Allah, keempat kerajaan itu memiliki karakter bagai binatang buas, merasa berkuasa atas mereka yang lemah. Daniel merasa gelisah karena melihat ancaman dan penganiayaan yang luar biasa akan terjadi terhadap umat Tuhan. Namun, ia kemudian melihat takhta yang diatur dan seorang Yan

Devotion 1210 - TANTANGAN IMAN

Devotion 1210 - Dr. Heintje Kobstan TANTANGAN IMAN Bacaan: Daniel 6 Daniel menjadi salah seorang dari 3 pejabat tinggi pada zaman Darius, raja Babel yang baru. Usia Daniel pada waktu itu sekitar 80 tahun dan telah melewati tiga periode pemerintahan di Babel. Oleh Darius, mereka ditugasi untuk membawahi dan mengawasi 120 wakil-wakil raja atau Gubernur yang memerintah di seluruh Babel agar raja tidak dirugikan. Raja berkeinginan untuk menempatkan Daniel atas seluruh kerajaannya karena ia mempunyai roh yang luar biasa. Kepercayaan raja kepada Daniel membuat banyak orang yang iri hati. Mereka berusaha untuk menjatuhkan Daniel dari posisinya sekarang. Namun mereka tidak menemukan satu kesalahan untuk menjatuhkannya, kecuali dalam hal ibadahnya kepada TUHAN. Tiga kali sehari Daniel berdoa kepada Tuhan, sehingga ia dikaruniai Tuhan roh yang luar biasa. Mereka berusaha untuk menjebak Daniel lewat peraturan yang baru. Peraturan itu menyerukan agar barangsiapa dalam 30 hari ini menyampaikan

Devotion 1209 : KEKUDUSAN TUHAN

Devotion 1209 - Dr. Heintje Kobstan KEKUDUSAN TUHAN Bacaan: Daniel 5 Pemerintahan Nebukadnezar yang cemerlang berlangsung selama 44 tahun; setelah dia wafat, kemuliaan Babel mulai memudar. Sekalipun kerajaan itu masih bertahan selama 22 tahun lagi, berbagai pemberontakan dan pembunuhan melemahkannya. Raja Babel terakhir ialah Nabonidus dan putra sulungnya Belsyazar. Mereka memerintah kerajaan itu bersama-sama. Belsyazar mengadakan perjamuan yang besar dengan 1000 tamu. Perjamuan ini diwarnai dengan pesta pora dan juga pesta seks, yang tidak lazim dilakukan di wilayah Timur dan penuh kebebasan tanpa dibatasi peraturan yang ada. Dalam perjamuan tersebut, Belsyazar  bertindak pongah dengan mengeluarkan perkakas kudus yang dipakai untuk melayani dan memuliakan Allah di bait suci. Perkakas itu dipakai untuk bermabuk-mabukan. Hal ini sangat menghina kekudusan Tuhan. Belsyazar mengulangi kesalahan Nebukadnezar bertindak dalam kesombongan. Allah Israel tidak membiarkan kekudusan-Nya dinoda

Devotion 1208 : EKSISTENSI DIRI

Devotion 1208 - Dr. Heintje Kobstan EKSITENSI DIRI Bacaan: Daniel 4 Pasal ini merupakan suatu lembaran surat kenegaraan yang ditulis oleh Nebukadnezar sendiri. Dalam surat ini ia mengakui kebesaran dan kuasa Allah. Diawali dengan sebuah mimpi yang menggelisahkan hatinya dan tidak ada seorangpun cerdik pandai di negeri itu yang dapat mengartikan mimpi itu walau raja telah menceritakannya. Lalu kemudian datanglah Daniel yang dinamai Beltsazar menurut nama dewa.  Menurut Nebukadnezar, Daniel dipenuhi oleh roh para dewa. Mimpinya pun diceritakan kepada Daniel. Lalu tercengang Daniel dan menjadi gelisah hatinya akan arti mimpi itu. Ternyata mimpi itu adalah pesan Tuhan buat raja. Tuhan ingin memberitahu bahwa Allah berkuasa atas pemerintah dunia (ay.17). Allah berkuasa mendudukkan siapapun yang Dia kehendaki untuk memegang tampuk kepemimpinan dalam pemerintahan. Maka tak boleh ada orang yang menyombongkan kuasa yang dimiliki. Raja telah diperingatkan Daniel untuk tidak menjadi sombong.

Devotion 1207 : TIDAK KOMPROMI

Devotion 1207 - Dr. Heintje Kobstan TIDAK KOMPROMI Bacaan: Daniel 3 Dalam kisah ini, raja Nebukadnezar membuat patung emas yang tingginya 60 hasta dan lebarnya 6 hasta. Patung itu didirikan di dataran Dura di wilayah Babel. Apakah raja Nebukadnezar terinspirasi dari mimpinya atau tidak, namun yang pasti bahwa semua orang di bawah kekuasaannya harus menyembah patung itu. Pada waktu penahbisan patung itu, raja mengundang para wakil raja, para penguasa, para bupati, para penasihat negara, para bendahara, para hakim, para ahli hukum dan semua kepala daerah. Namun Daniel tidak hadir karena mungkin mengadakan perjalanan keliling negeri untuk raja saat itu, atau tanggung jawabnya mungkin berbeda dengan mereka yang disebut dalam ayat ini. Ketika terdengar bunyi-bunyian maka seluruh rakyat harus sujud menyembah kepada patung itu. Siapa yang tidak sujud menyembah, akan dicampakkan seketika itu juga ke dalam perapian yang menyala-nyala. Namun Sadrakh, Mesakh dan Abednego menghiraukan titah ra

Devotion 1206 : RAHASIA DAN MISTERI

Devotion 1206 - Dr. Heintje Kobstan RAHASIA DAN MISTERI Bacaan: Daniel 2 Pada suatu malam, dua tahun setelah Raja Nebukadnezar memerintah, ia bermimpi. Mimpinya itu begitu menggelisahkan hatinya, sehingga ia tidak dapat tidur lagi. Kegelisahan iru timbul karena raja berpikir bahwa para dewa sedang berusaha menyampaikan sesuatu kepadanya. Sehingga ia memanggil seluruh peramal, ahli mampu, dukun untuk mengartikan mimpinya. Ternyata mereka semua tidak dapat menceritakan arti mimpi itu karena raja tidak memberitahukan mimpinya tersebut. Apakah raja telah melupakan mimpinya? Kemungkinan tidak sebab hati raja telah menjadi gelisah karena mimpi itu. Lagi pula raja tidak mau menceritakan mimpi itu agar mereka tidak mengartikan dengan sembarangan. Karena itu raja mau agar mereka pun mendapat mimpi yang sama dengannya. Apakah mungkin? Apalagi ada ancaman raja untuk membinasakan semua cerdik pandai jika tidak bisa mengartikan mimpi raja. Ancaman ini juga bisa membahayakan Daniel dan teman-tem