Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2019

Devotion 1191 : KEBENCIAN

Devotion 1191 - Dr. Heintje Kobstan KEBENCIAN Bacaan: Yehezkiel 35 Yehezkiel disuruh Tuhan untuk bernubuat melawan pegunungan Seir? Ada apakah di pegunungan Seir? Pegunungan ini merupakan dataran tinggi di sebelah timur Arabah, yang membentang dari Laut Mati sampai Teluk Akaba, merupakan kediaman Edom (Kej. 36:8, 9; Ul. 1:2; I Taw. 4:42). Seir berarti berbulu, karena tertutup dengan potongan-potongan kayu. Nubuatan ini, yang jauh lebih rinci daripada nubuatan dalam Yeh. 25:12-14, timbul karena sikap permusuhan Edom terhadap Yehuda setelah tahun 586 SM. Mengapa pegunungan Seir yang merupakan tempat kediaman bangsa Edom harus menerima murka Tuhan? 1. Karena rasa permusuhan Edom yang ditujukan turun temurun kepada Israel. 2. Edom membiarkan Israel menjadi makanan pedang saat kejatuhan Yerusalem. 3. Edom berencana untuk memiliki wilayah Israel setelah pembantaian penduduknya, tanpa diberi kuasa oleh Nebukadnezar ataupun oleh Tuhan. Jadi, Edom dihukum Tuhan karena kebencian mereka terha

Devotion 1190 : MEMBERI HIDUP

Devotion 1190 - Dr. Heintje Kobstan MEMBERI HIDUP Bacaan: Yehezkiel 34 Pasal ini merupakan koreksi kepada kepemimpinan Israel, yaitu bagi raja, imam dan nabi. Merekalah yang seharusnya memimpin umat untuk hidup dalam kesejahteraan tetapi ternyata sebaliknya. Karena keserakahan, korupsi, dan mementingkan diri sendiri, mereka telah lalai menuntun umat Allah sebagaimana dikehendaki oleh-Nya. Mereka memeras umat itu (ay.3) dan menggunakan mereka untuk kepentingan pribadi dan bukan menolong mereka secara rohani (ay.4). Bahkan mereka juga yang bertanggung jawab atas penawanan Yehuda. Apa yang telah dilakukan oleh para pemimpin yang disebutkan oleh Yehezkiel bahwa mereka adalah para gembala (rô'eh - ra'ah). Para gembala ini telah melupakan tugas dan tanggung jawab mereka terhadap kawanan dombanya. Para gembala membiarkan kawanan domba mencari kebutuhan mereka sendiri, mereka tercerai berai, tidak terawat bahkan menjadi sasaran empuk bagi pemangsa. Para gembala hanya menikmati

Devotion 1189 : PENJAGA BAGI UMATNYA

Devotion 1189 - Dr. Heintje Kobstan PENJAGA BAGI UMATNYA Bacaan: Yehezkiel 33 Pada jaman dahulu, setiap Kerajaan menempatkan para penjaga atau menara pengawas untuk mengawasi serangan musuh. Sekiranya ada bahaya musuh mengancam maka menara pengawas atau penjaga akan memberikan tanda bahaya ke dalam kota untuk bersiaga. Para penjaga ini haruslah tetap terjaga dan tidak terlena atau tertidur. Tugas itu tidak mudah, penuh risiko, dan menuntut tanggung jawab tinggi. Penuh risiko karena kelengahan akan dibayar mahal, minimal dengan nyawanya sendiri dan maksimal seluruh kota akan binasa. Tanggung jawab tinggi karena nyawa orang yang jadi taruhannya. Yehezkiel telah ditetapkan oleh TUHAN untuk menjadi penjaga bagi Israel. Sama seperti penjaga harus memperingatkan penduduk sebuah kota tentang bahaya, begitu juga sang nabi harus menyuarakan peringatan Allah tentang dosa (ay. 1-9). Ketika Yehezkiel menyuarakan berita penghukuman dan pertobatan, Israel tidak menerimanya. Mereka meragukan

Devotion 1188 : SINGA MUDA BUAYA LAUT

Devotion 1188 - Dr. Heintje Kobstan SINGA MUDA BUAYA LAUT Bacaan: Yehezkiel 32 Di dalam kemuliaannya, Firaun menggambarkan dirinya sebagai seekor singa muda. Dengan kekuatannya ia telah menaklukkan banyak bangsa. Dan bagi Israel, Mesir adalah tempat perlindungan ketika mereka merasa terancam atau mengalami masalah. Mesir memang telah membuktikan bahwa selama ini mereka kuat dan berkuasa. Lebih dari 4000 tahun, lebih dari 48 dinasti, Firaun telah membuktikan bahwa mereka adalah yang terbaik dan merupakan simbol dari kesuksesan dan pencapaian. Tetapi TUHAN mengatakan bahwa Mesir bukanlah singa muda melainkan seperti buaya di laut. Salah satu ikon Mesir adalah makhluk Spinx, patung makhluk berkepala singa. Oleh para ahli, menduga bahwa badan makhluk besar itu adalah sejenis naga besar, suatu makhluk yang dahsyat di dalam dongeng Tiamat. Makhluk yang merupakan personifikasi dari sungai-sungai, berusaha berjuang melawan surga namun akhirnya ia diremukkan oleh Marduk, dewa Babel. Dalam

Devotion 1187 : TAKUTLAH AKAN TUHAN

Devotion 1187 - Dr. Heintje Kobstan TAKUTLAH AKAN TUHAN Bacaan: Yehezkiel 31 Dalam pasal ini, TUHAN menggambarkan Mesir ibarat pohon aras di Libanon. Pohon aras di Libanon, penuh dengan cabang yang elok dan daun yang rumpun sekali, tumbuhnya sangat tinggi, puncaknya sampai ke langit. Pohon ini tumbuh di dekat daerah berair yang membuatnya menjadi kuat (ay.4). Perkembangannya begitu cepat dan sangat subur (ay.5). Keberadaannya juga menjadi berkat bagi semua yang berlindung padanya (ay.6). Namun karena kelebihannya ia menjadi sombong (ay.10). Dalam perumpamaan itu, pohon aras yang sombong itu ditebang dan dirampok sebagai sebuah peringatan bagi pohon-pohon lainnya, yaitu, bangsa-bangsa (ay. 10-14). Alam gemetar saat pohon itu tumbang, sementara pohon-pohon lainnya di dunia yang paling bawah terhibur saat kejatuhannya (ay. 15-18). Mengapa pohon aras yang begitu elok ditebang? Dosa yang melanda Mesir adalah kesalahan yang umumnya terdapat pada diri pejabat, pembesar, dan para pemim

Devotion 1186 : KEKUATAN TUHAN

Devotion 1186 - Dr. Heintje Kobstan KEKUATAN TUHAN Bacaan: Yehezkiel 30 Beberapa pasal ini berbicara tentang penghukuman TUHAN atas Mesir dan bangsa-bangsa asing. Nubuatan penghukuman ini merupakan nubuatan peralihan dari penghukuman atas Yehuda dan Israel dan pemulihannya. Mengapa terjadi penghukuman atas Mesir dan bangsa-bangsa asing? Sebelum bangsa yang ideal bisa diwujudkan, musuh-musuh harus dihancurkan dan Israel dibuat aman di tanahnya. Bangsa-bangsa asing yang berjumlah 7 itu mungkin suatu simbol kesempurnaan, ditetapkan untuk menerima hukuman. "Kedudukan sebuah bangsa di antara bangsa-bangsa bergantung pada kontribusinya kepada tujuan Allah bagi umat manusia dan pada penghormatannya kepada peraturan universal Allah" (Cook, ICC, hlm. 282). Mesir adalah kekuatan dunia yang besar, yang memerintah atas bangsa-bangsa dan ingin menguasai dunia (29:15), Yehezkiel mengecamnya dalam skala dunia, Penghakiman atas Mesir akan menjadi "hari TUHAN" (30:3). Kekuatan

Devotion 1185 : BERMEGAHLAH DI DALAM KRISTUS

Devotion 1185 - Dr. Heintje Kobstan BERMEGAHLAH DI DALAM KRISTUS Bacaan: Yehezkiel 29 TUHAN menyuruh Yehezkiel untuk bernubuat melawan Mesir. Pada waktu itu, Mesir diperintah oleh Firaun Hofra (atau Apries) sekitar tahun 588 - 570 SM. Dosa Mesir yang paling utama adalah kesombongan dan tindakannya yang membawa orang Israel menjauh dari TUHAN. Dalam pendahuluan kitab ini, dijelaskan bahwa Mesir adalah kekuatan dunia yang besar, yang memerintah atas bangsa-bangsa dan ingin menguasai dunia. Mesir memiliki peranan penting dalam percaturan politik internasional. Pengaruhnya begitu kuat pada tahun-tahun menjelang kehancurannya, khususnya terhadap Yehuda. Mesir dijuluki monster atau buaya besar. Apa yang akan terjadi kepada Mesir? Jika melihat apa yang disampaikan oleh Yehezkiel, maka Nebukadnezar merupakan alat TUHAN untuk menghukum bangsa-bangsa pada zaman itu. Mengapa TUHAN memakai Babel untuk menghukum bangsa-bangsa? Karena apa yang telah mereka perbuat kepada Israel. Tuhan membel

TUNTUNAN HIDUP

https://youtu.be/hZO9ITnAbKM

Devotion 1184 : JANGAN SOMBONG

Devotion 1184 - Dr. Heintje Kobstan JANGAN SOMBONG Bacaan: Yehezkiel 28 Alkisah pada jaman dahulu kala hiduplah seekor burung gagak ditengah hutan bersama kawanan gagak lainnya. Suatu hari si gagak ini menemukan rontokan bulu burung merak yang indah. Si burung gagak kemudian mengenakan rontokan bulu merak tersebut ke tubuhnya dan ia merasa sangat keren. Ia kemudian terbang mencari kawanan burung merak agar dapat hidup ditengah mereka. Mulailah si burung gagak tinggal bersama-sama kawanan burung merak. Awalnya gagak ini diterima dengan baik namun lama kelamaan sifat sombongnya kelihatan sehingga burung merak menjauhinya. Dan akhirnya mereka menyadari bahwa si sombong itu hanyalah seekor burung gagak yang menyamar menjadi seekor burung merak. Maka kawanan burung merak tersebut mengusirnya. Apa yang membuat Asyur dihukum TUHAN? Ittobaal II adalah raja Tirus pada kala itu (Jos Against Apion I. 21), tetapi yang dicela adalah pendewaan diri dari Tirus. Ada beberapa alasan mengapa raj