Decotion 359 : Meresponi Kasih Tuhan

Devotion 359 - Dr. Heintje Kobstan
MERESPONI KASIH TUHAN
Bacaan: Kejadian 4

Beresponlah dengan benar terhadap semua yang terjadi dan belajarlah memahami setiap kebenaran yang ada dibalik setiap peristiwa.

Kebodohan Adam dan Hawa telah membuat dosa dan maut masuk ke dalam dunia. Melalui dosa dan maut itu, mereka kehilangan kedua anak mereka pada satu hari juga, Habel dibunuh oleh Kain dan Kain dibuang Tuhan dari tanah kelahirannya sebagai pengembara. Dosa tidak hanya membuat Adam dan Hawa dikeluarkan dari taman Eden, tetapi juga mengakibatkan terjadinya pembunuhan Habel dan hukuman bagi Kain. Kekuasaan dosa tidak hanya berhenti pada Adam dan Hawa tetapi berlanjut kepada generasi selanjutnya. Lamekh, keturunan Kain pun melakukan pembunuhan seperti yang dilakukannya. Lamekh begitu bangga sampai menyanyikan nyanyian dendam. Kasih makin lenyap dari kehidupan manusia.

Tetapi Allah itu penuh kasih, Dia bukan saja memberi kulit binatang kepada Adam dan Hawa tetapi juga memberikan penghiburan kepada mereka. Walau manusia dalam keadaan berdosa, kasih Tuhan tetap ada bagi manusia sampai manusia mau meresponi kasih itu dan berbalik dari jalan-jalan yang jahat. Adam dan Hawa dikaruniai anak yaitu Set sebagai ganti Habel. Set pun mendapatkan seorang anak yang dinamainya Enos, dan pada waktu itulah orang mulai memanggil nama Tuhan. Keluarga Kain yang tidak saleh mendirikan gaya hidup yang percaya pada kemampuan diri sendiri. Sebaliknya, keluarga Set "memanggil nama Tuhan" sebagai ungkapan ketergantungan mereka kepadaNya. Jadi, dua kelompok keluarga yang saleh dan yang tidak saleh berkembang di atas muka bumi.

Keluarga Adam menjadi pelajaran yang berharga bagi hidup kita. Beresponlah dengan benar terhadap kasih Tuhan. Dan belajar memahami kebenaran sesungguhnya yang ada di balik setiap peristiwa yang terjadi.

#passionateheintje.blogspot.com
Kejadian 4:26 "Lahirlah seorang anak laki-laki bagi Set juga dan anak itu dinamainya Enos. Waktu itulah orang mulai memanggil nama TUHAN."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Devotion 1002 : AKAL BUDI DAN PENGERTIAN

Devotion 482 : BERJALAN DALAM KEHENDAKNYA

PENJILAT