Postingan

Devotion 750 : SILAHKAN MEMILIH TETAPI AKIBAT TANGGUNG SENDIRI

Gambar
Devotion 750 - DR. Heintje Kobstan SILAHKAN MEMILIH TETAPI AKIBAT TANGGUNG SENDIRI Bacaan: 2 Tawarikh 28 Hari ini kita diperhadapkan dengan kisah kehidupan yang berbeda dari raja-raja Yehuda sebelumnya. Ahas berumur 20 tahun  ketika menjadi raja Yehuda. Diusia ini tentulah ia sudah melihat apa yang telah dilakukan oleh raja Israel sebelumnya dan segala perbuatan ajaib Tuhan. Tetapi Ahas ketika menjadi raja, ia mengambil pilihan untuk tidak melakukan apa yang benar seperti Daud leluhurnya dan hidup menurut kelakuan raja-raja Israel. Malah ia melakukan tindakan kekejian dengan mempersembahkan anak-anaknya sebagai korban dalam api. Karena Ahas telah keluar dari tembok perlindungan Tuhan dan memilih mencari kekuatan dari para berhala maka tentara Aram mengalahkannya dan menawan banyak orang ke Damsyik. Setelah itu, ia mengalami kekalahan yang besar dari Israel. Dalam sehari, Pekhaya bin Remalya menewaskan 120 ribu orang Yehuda, mereka adalah orang-orang yang tangkas. Alkitab mencat...

Devotion 749 : BELAJAR DAN JADILAH BIJAKSANA

Gambar
Devotion 749 - DR. Heintje Kobstan BELAJAR DAN JADILAH BIJAKSANA Bacaan: 2 Tawarikh 27 Orang yang berhasil adalah orang yang mau belajar dari pengalaman hidup orang lain. Dengan demikian maka ia akan memperoleh kebijaksanaan sehingga tidak jatuh pada lubang yang sama. Apa yang terjadi dalam kisah raja-raja di Yehuda adalah mereka hanya meniru dan melakukan apa yang dilakukan para pendahulu mereka tanpa mencermatinya. Apa yang baik dan apa yang buruk juga ikut ditiru dan dilakukan. Tetapi ada kisah yang menarik dari hidup raja Yotam, yang naik menjadi raja menggantikan Uzia ayahnya. Hal yang menarik dari hidup Yotam adalah ia melakukan apa yang benar di mata Tuhan tepat seperti yang dilakukan ayahnya, Uzia. Namun Yotam bukan hanya peniru tapi ia pembelajar yang hebat, ia tahu bahwa ayahnya pernah melakukan kesalahan dengan memasuki rumah Tuhan dan mempersembahkan ukupan maka perbuatan ayahnya ini tidaklah ditiru olehnya. Ia juga belajar dari kesombongan ayahnya yang muncul ketika ia...

Devotion 748 : JANGAN SOMBONG

Devotion 748 - DR. Heintje Kobstan JANGAN SOMBONG Bacaan: 2 Tawarikh 26 Segenap bangsa Yehuda mengambil Uzia, yang masih berumur enam belas tahun dan menobatkan dia menjadi raja menggantikan ayahnya, Amazia. Di masa awal pemerintahnya, Uzia melakukan apa yang benar dihadapan Tuhan tepat seperti yang dilakukan Amazia ayahnya. Namun hal itu hanya bertahan selama masa hidup Zakharia karena Zakharia mengajarnya untuk hidup takut akan Tuhan. Sehingga apapun yang ia lakukan selama ia mencari Tuhan, maka Tuhan membuat apa yang dilakukannya berhasil. Uzia meraih banyak kemenangan, baik terhadap orang Filistin, Arab dan Amon bahkan namanya masyur sampai ke Mesir. Ia juga mengembangkan sistem pertanian yang baik dan juga peternakan yang sangat menunjang keadaan ekonomi Yehuda. Disamping itu, ia juga mempunyai pemimpin pasukan sebanyak 2.600 orang dan dibawah pimpinan mereka terdapat satu pasukan yang berjumlah 307.500 orang. Tetapi apa yang terjadi selanjutnya adalah ketika ia telah menjadi ...

Devotion 747 : MUDAH UNTUK MELUPAKAN

Gambar
Devotion 747 - DR. Heintje Kobstan MUDAH UNTUK MELUPAKAN Bacaan: 2 Tawarikh 25 Setelah Yoas mangkat maka Amazia anaknya menggantikannya sebagai raja pada usia 25 tahun. Dan selama 29 tahun ia memerintah di Yerusalem. Amazia melakukan apa yang benar di mata Tuhan hanya tidak dengan segenap hati. Ketika ia telah menjadi kuat, baik dalam segi kedudukannya sebagai raja maupun pengaruhnya maka ia pun membunuh para pegawai yang telah membunuh ayahnya tetapi anak-anaknya tidak ikut dihukum mati. Amazia melakukan seperti perintah Tuhan dalam kitab Taurat, "janganlah ayah mati karena anaknya, janganlah juga anak mati karena ayahnya, melainkan setiap orang harus mati karena dosanya sendiri." Kemudian Amazia mulai membangun kekuatan militernya. Ia mengumpulkan seluruh orang Yehuda dan Benyamin dan menghitung mereka yang berusia 20 tahun keatas. Maka didapatkanlah ia 300 teruna yang sanggup berperang dengan tombak dan perisai. Tetapi Amazia masih belum percaya dengan kekuatan tentara...

Devotion 746 : PADA SIAPA AKU HARUS BERGANTUNG?

Gambar
Devotion 746 - DR. Heintje Kobstan PADA SIAPA AKU HARUS BERGANTUNG? Bacaan: 2 Tawarikh 24 Ketika Yoas diangkat menjadi raja atas Yehuda, Yoyada membuat ikatan perjanjian antara dia, raja dan dengan segenap rakyat bahwa mereka akan menjadi umat Tuhan. Lalu kemudian mereka merobohkan rumah Baal dan patung Baal serta membunuh imamnya. Sejak awal pemerintahan Yoas, kesadaran untuk beribadah kepada Tuhan dibangkitkan kembali. Bahkan ia mengerahkan para imam dan orang Lewi untuk memungut sumbangan dari setiap kota demi memperbaiki Bait Allah yang telah rusak akibat perbuatan anak-anak Atalya. Kisah pemerintahan raja Yoas merangkum seluruh sejarah Yehuda yang ada. Di awal pemerintahan Yoas, ia hidup benar dan beribadah kepada Tuhan serta memperhatikan keadaan Bait Allah. Namun pada akhir pemerintahannya, ia meninggalkan Tuhan dan BaitNya bahkan membunuh nabi Zakharia yang menegurnya. Padahal Zakharia adalah anak Yoyada yang menyelamatkan hidupnya dari pembantaian dan bahkan menjadikannya ...

Devotion 745 : KESELAMATAN GENERASI

Gambar
Devotion 745 - DR. Heintje Kobstan KESELAMATAN GENERASI Bacaan: 2 Tawarikh 23 Segala cara dapat dihalalkan demi mempertahankan kekuasaan. Membunuh pun bisa dilakukan demi kekuasaan. Dan Alkitab memberikan contoh bagaimana kehidupan para raja-raja yang tidak takut akan Tuhan. Termasuk Atalya anak Ahab dan ibu dari Ahazia, ia sangat ambisius terhadap kekuasaan. Ketika Ahazia mati, maka ia pun menyuruh membunuh semua keturunan raja agar supaya mereka tidak menjadi raja dari kaum Yehuda. Tetapi ternyata, Tuhan melalui Yosabat anak perempuan raja Yoram, istri dari imam Yoyada yang menyelamatkan Yoas bin Ahazia dari tengah-tengah anak-anak raja yang hendak dibunuh. Yoas kemudian tinggal bersama-sama mereka selama 6 tahun. Tetapi dalam tahun ketujuh Yoyada memberanikan diri dan ia mengadakan persepakatan dengan para kepala pasukan seratus, yakni: Azarya bin Yeroham, Ismael bin Yohanan, Azarya bin Obed. Maaseya bin Adaya, dan Elisafat bin Zikhri. Kemudian mereka mengelilingi Yehuda dan men...

Devotion 744 : KOMUNITAS YANG BERNILAI

Gambar
Devotion 744 - DR. Heintje Kobstan KOMUNITAS YANG BERNILAI Bacaan: 2 Tawarikh 22 Ahazia menjadi raja menggantikan Yoram ayahnya. Ia menjadi raja karena saudara-saudaranya yang lebih tua telah dibunuh oleh para gerombolan yang bersama-sama orang Arab yang datang ke dalam perkemahan. Tetapi Ahazia hidup dalam kebiasaan keluarga Ahab karena ibunya Atalya menasehatinya untuk melakukan kejahatan. Sehingga Ahazia melakukan apa yang jahat di mata Tuhan sama seperti keluarga Ahab, sebab sesudah ayahnya mati maka merekalah yang menjadi penasehat-penasehat yang kemudian mencelakakannya. Ahazia melakukan yang jahat di mata Tuhan karena ia hidup dikelilingi oleh keluarga yang melakukan kejahatan pula. Jadi ia melihat, mendengar dan kemudian melakukan seperti apa yang dilakukan orang disekitarnya. Sehingga ia merasa apa yang ia lakukan adalah hal yang biasa saja seperti kebiasaan orang disekitarnya. Karena itu lingkungan atau komunitas dapat membentuk pola hidup dan karakter seseorang untuk men...