Postingan

Devotion 579 : MEMAHAMI RENCANA TUHAN

Gambar
Devotion 579 - Dr. Heintje Kobstan MEMAHAMI RENCANA TUHAN Bacaan: Hakim-hakim 13 Siapakah yang tidak kenal dengan Simson, hakim Israel yang luar biasa dari suku Dan. Nama dan keperkasaannya tidak hanya bisa dibaca di Alkitab, akan tetapi juga telah difilmkan dengan berbagai intepretasi, termasuk dunia perfilman Indonesia. Akan tetapi, jika kita melihat kisah kelahirannya sebenarnya dilatar belakangi ketiadaan hakim di Israel, dan Israel ditindas Filistin selama 40 tahun akibat melakukan kejahatan dimata Tuhan. Tetapi Tuhan mempunyai rencana untuk menolong mereka melalui Simson. Bukan hanya itu saja, Simson ternyata merupakan anak mujizat, karena ibunya seorang yang mandul. Bahkan apa yang harus dilakukan ibunya selama kehamilan dan kelak akan jadi apa anak ini telah dinyatakan oleh Malaikat TUHAN. Sejak dari dalam kandungan, Simson telah ditentukan oleh Tuhan untuk menjadi seorang nazir Allah yang akan menyelamatkan orang Israel. Rencana penyelamatan orang Israel dari orang Filisti...

Devotion 578 : PROSES MENENTUKAN HASIL

Gambar
Devotion 578 - Dr. Heintje Kobstan PROSES MENENTUKAN HASIL Bacaan: Hakim-hakim 12 Suku Efraim protes kepada Yafet bahkan mengancamnya untuk membakar rumahnya dan dirinya. Mereka protes kenapa tidak dilibatkan dalam peperangan melawan bani Amon. Mereka merasa tidak dihargai oleh Yafet, karena Gilead bukanlah kaum yang besar tapi dianggap berasal dari Efraim. Gilead berada diantara suku Efraim dan Manasye. Tetapi Yafet berkata kepada mereka bahwa ketika Yafet dan Gilead berperang dengan bani Amon dengan hebat dan berusaha untuk meminta bantuan dari Efraim tetapi tidak ada satupun yang datang. Mengapa suku Efraim protes? Ternyata bukan hanya karena merasa tidak dihargai tetapi Efraim mau tampil sebagai suku besar dan terhormat di antara suku-suku Israel. Tetapi untuk menjadi yang terhormat, Efraim tidak mau ikut berperang tetapi hanya mau menikmati hasilnya dan bermegah atasnya. Padahal ketika dalam peperangan, Yefta dan Gilead berjuang mempertaruhkan nyawa mereka dan Tuhan melihat us...

Devotion 577 ,: BANGKIT DARI MASA LALU YANG KELAM

Gambar
Devotion 577 - Dr. Heintje Kobstan BANGKIT DARI MASA LALU YANG KELAM Bacaan: Hakim-hakim 11 Dikisahkan bahwa ada seorang pahlawan bernama Yefta, akan tetapi asal usulnya sangat kelam, karena ia lahir dari seorang wanita tuna susila dan yang tidak pernah menjadi istri sah ayahnya, Gilead. Sehingga sebagai anak haram, Yefta dimusuhi oleh saudara-saudaranya bahkan mereka mengusirnya, dan ia tidak mendapatkan warisan. Yefta pun lari ke Tob, dan berkumpulah para perampok bersama-sama dia. Mungkin Yefta sakit hati bahkan kepahitan karena ditolak bahkan diusir dari kaum keluarganya. Meskipun ia anak haram, tetapi ayah kandungnya adalah Gilead. Walaupun Yefta sempat menjadi pemimpin para perampok, namun dalam hatinya masih ada jati diri sebagai seorang Israel. Dari bacaan kemarin, kita tahu bahwa Israel sedang berada di bawah penindasan Filistin dan Amon, sebagai akibat dosa mengkhianati Tuhan. Setelah mengalami hukuman Tuhan, mereka berbalik kepada Tuhan dan Tuhan bersedia memulihkan mere...

Devotion 576 : HAJARAN YANG MENDATANGKAN PERTOBATAN

Gambar
Devotion 576 - Dr. Heintje Kobstan HAJARAN YANG MENDATANGKAN PERTOBATAN Bacaan: Hakim-hakim 10 Setelah Gideon mangkat, maka Israel kembali lagi hidup dalam kejahatan. Mereka menjauhkan diri dari beribadah kepada Tuhan. Maka bangkitlah Abimelekh yang membunuh 70 anak Gideon dan menjadi raja di Sikhem. Setelah ia mati dalam penghukuman Tuhan maka bangkitlah para hakim, Tola seorang Isakhar yang memerintah 23 tahun lamanya. Sesudah Tola, bangkitlah Yair seorang Gilead yang memerintah 22 tahun lamanya. Setelah Yair mangkat, Israel kembali berulah seperti yang sudah-sudah. Pada waktu Israel dipimpin para hakim, hidup mereka berada di jalan yang benar. Namun ketika para hakim mangkat, Israel pun kembali kepada kehidupan lama. Mereka berbuat jahat di mata Tuhan, dan kembali beribadah kepada para Baal, para Asytoret, kepada para allah orang Amon, Siodn, Moab, Amon dan para allah orang Filistin. Maka bangkitlah murka Tuhan, dan menyerahkan mereka ke tangan orang Filistin dan Amon. Israel sa...

Devotion 575 : AMBISI YANG MEMBUNUH

Gambar
Devotion 575 - Dr. Heintje Kobstan AMBISI YANG MEMBUNUH Bacaan: Hakim-hakim 9 Abimelekh adalah anak Gideon tetapi dari gundiknya, seorang perempuan Sikhem. Kali ini bukan berbicara soal pengangkatan hakim di Israel, tetapi bagaimana ambisi Abimelekh untuk menjadi raja di Sikhem. Abimelekh kembali ke Sikhem, kepada saudara-saudara ibunya dan berkata, "Tolong katakan kepada seluruh warga kota Sikhem: Manakah yang lebih baik bagimu: tujuh puluh orang memerintah kamu, yaitu semua anak Yerubaal, atau satu orang? Dan ingat juga, bahwa aku darah dagingmu." Orang Sikhem akhirnya memilih mengikuti Abimelekh dan mendukungnya dengan keuangan mereka, dan kemudian ia pergi bersama orang-orang bayaran, ke Ofrah dan membunuh 70 orang saudara-saudaranya. Tetapi Yotam, anak Gideon yang paling bungsu selamat karena ia pergi bersembunyi. Kemudian berkumpullah seluruh warga kota Sikhem dan seluruh Bet-Milo; mereka pergi menobatkan Abimelekh menjadi raja dekat pohon tarbantin di tugu peringat...

Devotion 574 : KEMENANGAN BISA MENJADI JERAT

Gambar
Devotion 574 - Dr. Heintje Kobstan KEMENANGAN BISA MENJADI JERAT Bacaan: Hakim-hakim 8 Bagi Gideon, peperangan itu belumlah usai meskipun mereka telah menangkap dua raja Midian. Gideon dan 300 orang pasukannya terus mengejar Zebah dan Salmuna, dua raja Midian lainnya yang lari bersama 15.000 pasukan mereka. Pengejaran tersebut bukanlah tanpa tantangan, orang Sukot dan Pnuel menolak memberi bantuan kepada Gideon malah mengejaknya. Padahal jika Gideon berhasil maka merekapun akan mendapatkan imbasnya. Karena itu, ia berjanji akan membalas perbuatan mereka jika ia kembali dalam kemenangan. Dengan 300 orang, Gideon memporakporandakan 15.000 tentara sewaktu mereka berkemah dan merasa aman dari kejaran Gideon. Zebah dan Salmuna pun berhasil di tawan oleh Gideon. Ketika dalam perjalanan pulang, maka Gideon menepati janjiNya, yaitu merubuhkan menara di Pnuel serta menghukum 70 penatua di Sukot. Tindakan Gideon terhadap Sukot dan Pnuel seakan tidak bisa ditolerir tetapi jika dilihat dari su...

Devotion 573 : MENANG DENGAN CARA TUHAN

Gambar
Devotion 573 - Dr. Heintje Kobstan MENANG DENGAN CARA TUHAN Bacaan: Hakim-hakim 7 Gideon mengumpulkan 32.000 orang yang akan pergi berperang. Tetapi Tuhan berkata, terlalu banyak jumlah rakyat yang bersama Gideon, jika menang mereka akan memegahkan diri. Maka Tuhan menyuruh Gideon untuk menyuruh pulang yang tidak siap berperang, maka pulanglah 22.000 orang dan tersisa 10.000 orang. Tetapi Tuhan berkata masih terlalu banyak dan ketika diseleksi, maka tersisa 300 orang saja. Mungkin Gideon merasa takut karena ia akan menghadapi 135.000 tentara Midian dengan 300 orang saja. Dan mereka ini tidak dipersenjatai tetapi hanya diperlengkapi dengan buyung, obor dan sangkakala. Bagi Gideon mustahil untuk menang tetapi bagi Tuhan itu hal yang mungkin. Gideon mendapat peneguhan dari mimpi orang Midian sewaktu ia turun mengintai ke perkemahan mereka. Maka bangkitlah imannya, ia dan ketiga pasukannya itu bersama-sama meniup sangkakala, dan memecahkan buyung dengan memegang obor di tangan kirinya ...