Postingan

Devotion 487 : IMAN YANG DEWASA

Gambar
Devotion 487 - Dr. Heintje Kobstan IMAN YANG DEWASA Bacaan: Bilangan 14 Iman yang dewasa takkan terpengaruh pada situasi kehidupan tetapi tetap berharap pada pertolongan Tuhan. Semua manusia mau hidup dalam kenyamanan, tidak mau berjuang, bekerja, berperang tetapi mau hidup serba mudah dan instan. Hal ini dibuktikkan oleh Israel, ketika Musa mengutus 12 pengintai dan mereka kembali membawa informasi tentang Kanaan maka mereka kecewa dan marah kepada Musa. Bahwa tanah yang begitu subur dengan hasil yang berlimpah telah dikalahkan oleh berita tentang penduduknya yang kuat dan besar. Kesempatan untuk merebut Kanaan dikalahkan dengan tantangan dalam merebutnya. 10 orang pengintai telah membawa virus yang menginfeksi iman mereka sehingga sakit dan mati. Mereka tidak lagi dapat memandang kemahakuasaan Tuhan yang telah melakukan banyak mujizat. Bahkan mereka mau mengangkat seorang pemimpin untuk membawa mereka kembali ke Mesir. Mereka juga mau melempari Yosua dan Kaleb yang telah menyata...

Devotion 486 : MENGHARGAI KEDAULATAN TUHAN

Gambar
Devotion 486 - Dr. Heintje Kobstan MENGHARGAI KEDAULATAN TUHAN Bacaan: Bilangan 16 Menghargai otoritas yang Tuhan berikan kepada pemimpin sama dengan menghargai Tuhan sendiri. Ujian terhadap kepemimpinan Musa dan kedudukan Harun sebagai imam besar pun terjadi lagi. Kali ini terjadi gerakan pemberontakan politik dari Datan dan Abiram orang suku Ruben yang menuduh Musa telah menelantarkan dan membohongi mereka dengan iming-iming ke tanah perjanjian yang makmur padahal hanya membawa mereka ke padang gurun. Bersamaan dengan itu, Korah dari golongan bani Kehat orang Lewi yang mengurus perabotan di kemah Suci yang juga memberontak dan menginginkan kedudukan sebagai imam besar. Motif Datan, Abiram dan Korah adalah karena iri hati. Korah dan 250 pemimpin umat mendatangi Musa dan Harun untuk memprotes mereka. Sebagai pemimpin, Musa dan Harun dipilih oleh Tuhan bukan atas kemauan mereka. Jadi pemberontakan Korah dan sekutunya pada hakikatnya merupakan pemberontakan kepada kedaulatan Tuhan. ...

Devotion 485 : SELALU ADA KESEMPATAN UNTUK MENANG

Gambar
Devotion 485 - Dr. Heintje Kobstan SELALU ADA KESEMPATAN UNTUK MENANG Bacaan: Bilangan 13 Selalu ada kesempatan untuk meraih kemenangan dalam setiap tantangan kehidupan jika bersama Tuhan. Ketika Israel masih berada di padang gurun Paran, Musa sudah mempersiapkan diri untuk memasuki tanah Kanaan dengan mengutus 12 pengintai. Mereka bukanlah rakyat biasa tetapi para pemimpin karena Musa mengetahui akan tantangan besar yang mereka hadapi dan juga kebutuhan pelaporan yang akurat akan keadaan Kanaan. Musa juga memberikan instruksi tentang langkah-langkah yang harus mereka lakukan dan hasil apa yang harus mereka capai. Setelah mereka kembali dari Kanaan, mereka melaporkan tentang tanah itu sungguh luar biasa subur tetapi bangsa yang mendiaminya terlalu kuat. Maka kesimpulan 10 pengintai adalah mustahil untuk masuk dan menaklukkan mereka. Tetapi 2 pengintai lain, yaitu Yosua dan Kaleb melihat dari sisi lain, sekalipun mereka bangsa yang kuat tetapi tetap ada kesempatan untuk bisa menang...

Devotion 484 : MANUSIA TIDAKLAH SEMPURNA

Gambar
Devotion 484 - Dr. Heintje Kobstan MANUSIA TIDAKLAH SEMPURNA Bacaan: Bilangan 12 Kelemahan seseorang bisa dipakai Tuhan mewujudkan rencanaNya jika ia mau diproses oleh Tuhan. Setiap manusia memiliki kelemahan yang menunjukkan bahwa manusia tidaklah sempurna. Dalam ketidaksempurnaan itu Tuhan tetap bisa menyatakan karyaNya melalui manusia untuk mewujudkan rencanaNya. Tetapi kelemahan manusia bisa menjadi celah untuk dipergunakan secara negatif oleh sesamanya. Hal negatif itu bisa berupa olokan, gosip bahkan menghancurkan karakter seseorang. Begitulah yang terjadi pada Musa, sebagai seorang pemimpin. Kelemahan Musa adalah ia mengambil seorang perempuan Kusy untuk menjadi istrinya dan terlalu dominan dalam kepemimpinan. Miryam dan Harun memanfaatkan hal ini untuk mengusik kehidupan pribadi Musa dan menyerang kepemimpinan Musa. Sebenarnya motivasi Miryam sebagai otak pemberontakan ini adalah karena iri hati. Miryam dan Harun merasa memiliki karunia yang sama dengan Musa tetapi Musalah...

Devotion 483 : BERJALAN DALAM IMAN

Gambar
Devotion 483 - Dr. Heintje Kobstan BERJALAN DALAM IMAN Bacaan: Bilangan 11 Belajarlah memandang kehidupan dari sudut pandang Tuhan, sehingga kita bisa kuat menghadapi setiap permasalahan hidup. Berjalan dalam penyertaan Tuhan ternyata tidaklah mudah. Keinginan kita yang harus dikorbankan untuk mengikuti kehendakNya. Seringkali keinginan daging kita bertentangan dengan kehendak Allah. Ketika keinginan kita tak terpenuhi maka terjadilah persungutan dan keluhan demi keluhan sebagai bentuk protes kepada Allah. Hal ini dikarenakan Tuhan menyertai umatNya dengan hikmatNya yang tak terselami oleh pemikiran manusia. Sehingga umat Tuhan harus berjalan dalam iman mengikuti kehendakNya. Ternyata berjalan dengan iman tidaklah mudah! Kita cenderung mau melihat segala sesuatu berjalan lancar, tidak ada masalah. Padahal cara Tuhan memimpin umat-Nya tidak demikian. Dalam pasal ini, Israel mengalami kegagalan dalam iman mereka. Mereka telah bersungut-sungut sehingga Tuhan menghukum mereka. Memang ...

Devotion 482 : BERJALAN DALAM KEHENDAKNYA

Gambar
Devotion 482 - Dr. Heintje Kobstan BERJALAN DALAM KEHENDAKNYA Bacaan: Bilangan 10 Berjalan dalam pimpinan Tuhan adalah berjalan dituntun oleh firmanNya. Tuhan memberikan tiang awan yang merupakan tanda penyertaan dan pimpinanNya atas umatNya. Selain tiang awan, maka Tuhan menyuruh Musa untuk membuat dua nafiri dari perak untuk memberikan tanda atau komando bagi umatNya. Sebelumnya, nafiri yang telah dikenal oleh Israel adalah dari tanduk kambing jantan tapi yang dibuat sekarang adalah jenis nafiri yang sama sekali berbeda. Hãsõsrõt ini terbuat dari perak, dilukiskan di sumber-sumber luar Alkitab sebagai berbentuk pipa panjang yang ujungnya melebar. Sejak saat itu, orang Ibrani memakai alat khusus ini sebagai "ketetapan untuk selama-lamanya," untuk maksud-maksud kudus saja. Nafiri dipakai Tuhan untuk memudahkan menyatukan gerak umat Israel, baik dalam perjalanan di padang gurun, dalam peperangan maupun dalam kehidupan beribadah. Nafiri tersebut tidak asal ditiup tetap...

Devotion 481 : ANUGERAH ALLAH YANG MENYERTAI UMATNYA

Gambar
Devotion 481 - Dr. Heintje Kobstan ANUGERAH ALLAH YANG MENYERTAI UMATNYA Bacaan: Bilangan 9 Anugerah Allah yang menyelamatkan akan selalu menyertai umatNya yang setia melakukan ketetapan firmanNya. Paskah yang asli dilaksanakan Israel ketika mereka keluar dari Mesir, yaitu pada bulan pertama (abib). Kini bangsa itu merayakan Paskah (pesah) pertama, diawali pada hari keempat belas dari bulan pertama pada tahun kedua. Tujuan pasal ini bukanlah untuk mengisahkan peristiwa Paskah tetapi ketetapan bagi orang-orang yang tidak mampu melaksanakan peringatan Paskah itu. Seluruh umat Tuhan diwajibkan untuk merayakan paskah pada waktunya karena peristiwa itu sangat dahsyat dan bersejarah dan yang mengabaikan paskah akan dibuang dari bangsa itu. Dengan merayakan Paskah umat diingatkan bahwa karya pembebasan dari Mesir bukan karya mereka, melainkan Allah. Demikian juga, perjalanan menuju tanah perjanjian merupakan karya anugerah Allah untuk mereka. Paskah yang terlambat satu bulan itu memiliki...