Postingan

Devotion 123 : KEBENARAN TETAPLAH KEBENARAN

Gambar
Devotion 123 - Dr. Heintje Kobstan KEBENARAN TETAPLAH KEBENARAN Bacaan: Matius 28 Jangan berduka!!! Yesus tidak mati selamanya. Hari ketiga Ia bangkit, karena itu kekristenan merayakan hari kemenangan ini dengan ibadah yang penuh sukacita. Kebenarannya adalah Yesus disalibkan, Ia mati dan dikuburkan dalam sebuah gua. Kuburannya ditutup dengan sebuah batu besar, disegel dengan stempel kaisar dan dijaga oleh para prajurit Romawi. Pada hari ketiga, Ia bangkit! Kain kafan tergeletak di tempat pembaringanNya dan batu besar penutup pintu kubur terbuka oleh malaikat serta para prajurit ketakutan dan melaporkan kejadian ini kepada para imam. Kebohongannya adalah para imam menyuruh para prajurit berbohong dengan imbalan sejumlah uang. Mereka dipaksa berkata bahwa para murid malam-malam datang untuk mengambil mayat Yesus. Kenyataannya para murid berada dalam situasi sangat ketakutan, bahkan mereka pernah menyangkal Yesus bagaimana mereka dapat mencuri mayat Yesus? Gua itu dijaga oleh sepas...

Devotion 122 : HARGA HIDUPMU SANGAT MAHAL

Gambar
Devotion 122 - Dr. Heintje Kobstan HARGA HIDUPMU SANGAT MAHAL Bacaan: Matius 27 Yesus disalibkan!. Namun siapakah sebenarnya yang mereka salibkan? Ketika Yesus disalibkan, diatas kepalaNya terpasang sebuah papan yang bertuliskan "Inilah Yesus Raja Orang Yahudi". Inilah adalah bukti bahwa Yesus bukan orang sembarangan. Bukti 1, tulisan tersebut dipakukan di atas kepala Yesus dan ditulis di dalam 3 bahasa: - Latin (Roma): INRI = Iēsus Nazarēnus, Rēx Iūdaeōrum. - Yunani: INBI = Iēsûs ho Nazōraêos ho basileùs tōn Iudaéōn. - Ibrani = Yeshua HaNatsrei V’melekh HaYehudim. Tulisan yang tergantung di atas kepala Yesus di dalam Bahasa Ibraninya adalah akronim dari frase YHVH (TUHAN = ELOHIM), dan ini yang membuat imam kepala orang Yahudi marah kepada Pilatus. Bukti ke-2, Setiap huruf Ibrani sebenarnya merupakan sebuah piktografi. Masing-masing huruf merupakan sebuah gambar yang melambangkan sesuatu....

Devotion 121 : BERTAHAN DALAM KOMITMEN

Gambar
Devotion 121 - Dr. Heintje Kobstan BRRTAHAN DALAM KOMITMEN Bacaan: Matius 26 Ketika Yesus akan melakukan pelayananNya maka Ia memilih para murid. Ia memanggil mereka diantaranya adalah penjala ikan untuk menjadi penjala manusia dan profesi lainnya. Ketika para murid menanggapi ajakan Yesus maka dapat dikatakan mereka menyerahkan hidup kepada Yesus, berkomitmen untuk menjadi muridNya. Komitmen adalah perjanjian (keterikatan) untuk melakukan sesuatu atau kontrak hidup untuk menjadi murid Yesus. Dimana Yesus berada, para murid seharusnya ada disana juga. Mereka melihat apa yang Yesus kerjakan. Namun apa yang terjadi, dalam pasal ini kita melihat bagaimana Yudas mengingkari komitmennya dengan menjual Yesus seharga 30 keping perak, Petrus yang semula berkata tidak akan menyangkal Yesus tapi akhirnya menyangkal juga bahkan secara terang-terangan ia menyangkal sampai 3 kali. Para murid yang setiap saat berada disisi Yesus. Mereka menyaksikan apa yang Yesus perbuat dan ajarkan, namun keti...

Devotion 120 : NYATAKAN IMANMU LEWAT PERBUATAN

Gambar
Devotion 120 - Dr. Heintje Kobstan NYATAKAN IMANMU LEWAT PERBUATAN Bacaan: Matius 25 Yesus memberikan penggambaran akan adanya pemisahan antara kambing dan domba. Dimana semua bangsa dikumpulkan didepan Anak Manusia dan memisahkan domba kesebelah kanan, yang kambing kesebelah kiri takhta. Yesus memisahkan domba disebelah kanan adalah karena mereka telah melakukan perbuatan baik kepada yang membutuhkan, tanpa motivasi untuk berharap pengembalian atau balas budi. Apa yang dilakukan oleh para domba ini seperti kepada Yesus sendiri. Pertanyaan: apakah perbuatan baik kita yang membawa kepada keselamatan? Jika kita melihat perikop ini jawabannya ya tetapi kenyataan tidak! Perikop ini berhubungan dengan perikop-perikop sebelumnya bahkan pasal sebelumnya. Dalam perikop sebelumnya Yesus memberi perumpamaan tentang 5 gadis bodoh 5 gadis bijaksana. Yang bijaksana masuk dalam kebahagiaan tuannya karena mempersiapkan minyak untuk lampunya. Perikop berikutnya tentang talenta, ada yang 5, 2 dan ...

Devotion 119 : INI AKHIR ZAMAN, TETAP WASPADA!

Gambar
Devotion 119 - Dr. Heintje Kobstan INI AKHIR ZAMAN, TETAP WASPADA! Bacaan: Matius 24 Suatu ajaran akan menjadi baik atau buruk, positif atau negatif bergantung dari si pengajar. Ada yang mengajar dengan tulus tapi ada juga dengan bulus. Apa yang dikatakan Yesus bahwa akan banyak para mesias dan nabi palsu yang bermunculan dan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat. Sehingga sekiranya mungkin mereka bisa menghasut orang-orang pilihan. Mereka menarik orang datang kepada pribadinya bukan kepada Kristus. Mengemas setiap ajaran mereka dengan begitu fantastis agar menarik. Menggunakan strategi marketing modern dan canggih demi menarik minat orang banyak datang kepadanya. Seolah-olah dibuat untuk memuliakan Tuhan namun itu hanya kemasan saja. Sehingga walaupun orang pilihan Tuhan,  bisa juga terpikat jika tidak waspada, terseret dan tersesat. Ada juga yang bahkan ikut-ikutan nyebar foto misalnya foto Yesus bermahkota duri atau berita berantai dengan iming-iming jika melakuka...

Devotion 118 : NO ACTION, TALK ONLY

Gambar
Devotion 118 - Dr. Heintje Kobstan NO ACTION, TALK ONLY Bacaan : Matius 23 Tidak seperti pasal-pasal yang lain, di pasal ini Yesus begitu mengecam para ahli Taurat dan orang Farisi. Yesus bahkan menyatakan tuduhan secara terbuka kepada mereka. Yesus tidak pernah berkata keras tentang kelompok manapun kecuali tentang ahli-ahli Taurat dan Farisi di pasal ini. Hal ini dikarenakan perilaku mereka yang sangat bertentangan dengan apa yang mereka ajarkan. Oleh karena itu Yesus berkata, "Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya." Mereka adalah orang yang sombong, duniawi, sewenang-wenang yang semua dibungkus atas nama agama. Namun ternyata banyak yang menyukai mereka bahkan beranggapan jika ada 2 orang yang masuk sorga, salah satunya pasti seorang Farisi. Mengapa Yesus bersikap keras kepada mereka? Karena mereka selalu menentang a...

Devotion 117 : DIALAH SANG KEHIDUPAN

Gambar
Devotion 117 - Dr. Heintje Kobstan DIALAH SANG KEHIDUPAN Bacaan: Matius 22 Orang Saduki tidak mempercayai akan adanya kebangkitan. Mereka bertanya kepada Yesus soal kawin mawin apakah kita akan hidup dengan pasangan kita di bumi ketika nanti di sorga? Yesus justru berkata bahwa di sorga tidak ada kawin mawin lagi dan setiap mereka yang masuk sorga akan hidup seperti malaikat. Jadi di sorga nanti kita akan hidup saling mengenal satu dengan yang lain tapi tidak saling memiliki lagi seperti sepasang suami istri. Hal kedua yang Yesus katakan bahwa ada kebangkitan orang mati. Orang yang mati tidak akan terus mati tapi pada saatnya nanti akan dibangkitkan. Hal ini di buktikan dengan sebutan nama Allah: Aku adalah Allah Abraham, Allah Ishak, Allah Yakub. Ia bukankah Allah orang yang mati, tapi Dia adalah Yang Awal dan Yang Akhir, segala sesuatu berasal dari Dia, Dia yang ada sebagaimana Dia berada, Dia ada sepanjang zaman, Dia eksis, Dialah kekekalan itu dan Dia hidup. Dialah Yesus Krist...